Jaksa Agung Perintahkan JAM Pidsus Lacak Aset PT Duta Palma Group

- Senin, 8 Agustus 2022 | 18:58 WIB
Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana (Dodi/HRC)
Kapuspenkum Kejagung RI, Ketut Sumedana (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Jajaran Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) dan Tim Penyidik Penanganan Perkara PT Duta Palma Group diperintahkan untuk melakukan asset tracing terhadap harta benda milik perusahaan tersebut. Hal tersebut dalam pemulihan kerugian dan perekonomian negara yang disinyalir ditimbulkan dalam perkara itu.

Demikian diungkapkan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Ketut Sumedana, Senin (8/8). Dikatakan Ketut, perintah tersebut disampaikan langsung oleh Jaksa Agung, ST Burhanuddin.

"Bapak Jaksa Agung memerintahkan agar dilakukan pelacakan aset terhadap harta benda/aset milik PT Duta Palma Group atau milik tersangka SD (Surya Darmadi, red) dimanapun berada," ujar Ketut dalam siaran pers yang diterima Haluan Riau.

Terhadap Surya Darmadi, disampaikan Ketut, Tim Jaksa Penyidik telah melakukan pemanggilan secara patut. Namun surat panggilan yang dikirimkan ke rumah dan kantornya, tidak diindahkan oleh Surya Darmadi.

"Oleh karenanya, maka Kejaksaan Agung menilai tersangka SD telah melepaskan hak-haknya dalam melakukan pembelaan di dalam proses penegakan hukum dan akan terus dilakukan koordinasi dalam pencarian serta penegakan hukum tetap berjalan sebagaimana peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegas Ketut.

Baca Juga: Ratusan ASN Penuhi Mesjid Agung Kuantan Singingi, Suhardiman Amby: Jadikan 1 Muharram Peningkatan Etos Kerja

Tidak hanya itu, lanjut Ketut, Tim Jaksa Penyidik juga telah melakukan penyitaan berupa aset PT Duta Palma Group. Aset tersebut diketahui berupa tanah perkebunan sawit beserta bangunan yang ada di atasnya di beberapa lokasi, yang dikuasai perusahaan yang tergabung dalam PT Duta Palma Group. Selain itu, sejumlah tanah beserta bangunan diatasnya juga telah disita.

Lanjut Ketut, Tim Jaksa Penyidik juga telah melakukan penggeledahan pada beberapa tempat. Di antaranya, Kantor PT Duta Palma Nusantara Riau di Pekanbaru, Kantor Kehutanan Kabupaten Inhu, Kantor Dinas Perkebunan Kabupaten Inhu, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Inhu, dan Kantor Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Inhu.

Penggeledahan juga dilakukan di kantor anak perusahaan PT Duta Palma Group. Seperti, di Kantor PT Banyu Bening Utama, PT Seberida Subur, PT Palma Satu, PT Panca Agro Lestari, dan PT. Darmex Agro.

"Tim Jaksa Penyidik telah melakukan pemblokiran terhadap seluruh rekening operasional perusahaan PT Duta Palma Group," pungkas Ketut Sumedana.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terlibat TPPU, Berkas Petinggi Fikasa Group Telah P-21

Rabu, 28 September 2022 | 14:38 WIB

Resmob Polres Inhil Tangkap Curanmor di Pasar Terapung

Selasa, 27 September 2022 | 16:24 WIB
X