2 Orang Jaksa Ikuti Perkembangan Penyidikan Dugaan Penikaman di Toserba Era Baru

- Senin, 8 Agustus 2022 | 15:38 WIB
Toko serba ada (Toserba) Era 58 menjadi korban penusukan oleh rekannya sendiri di Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, Minggu, 24 Juli 2022 dini hari (Google Maps)
Toko serba ada (Toserba) Era 58 menjadi korban penusukan oleh rekannya sendiri di Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru, Minggu, 24 Juli 2022 dini hari (Google Maps)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Sebanyak dua orang Jaksa dipersiapkan untuk mengikuti perkembangan penyidikan dugaan pembunuhan berencana yang dilakukan tersangka Evarianti Sibarani. Dimana perkara tersebut ditangani penyidik pada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru.

Evarianti melakukan aksinya pada 24 Juli 2022 dini hari kemarin. Karyawati toko serba ada (toserba) ini mengalami sejumlah luka setelah menyerang 5 karyawan lainnya.

Penganiayaan oleh Evarianti ini menyebabkan salah satu rekan kerjanya meninggal dunia, yaitu atas nama Lamtiuma Br Sibarani.

Sementara, empat lainnya mengalami luka dan sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Yaitu, Julieta Sulastri, Elia Jan Fitriani Br Pasaribu, Ismawati Br Nasution, dan Selvia Susanti.

Beberapa hari berselang, penyidik kemudian mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. Hal itu dibenarkan Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru Teguh Wibowo saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Zulham Pardamean Pane.

"Sudah. SPDP kita terima pada 27 Juli 2022," ujar Zulham kepada Haluan Riau, Senin (8/8).

Baca Juga: Fix, Kominfo Sebut Siaran TV Analog Disuntik Mati 2 November, Kecuali ..

Dalam SPDP itu, kata Zulham, tersangka diduga melakukan tindak pidana dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, atau dengan sengaja merampas nyawa orang lain atau penganiayaan mengakibatkan luka-luka berat, dan mengakibatkan mati. Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 340 atau 338 atau 351 KHUP.

"Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu tanggal 24 Juli 2022 pukul 02.00 wib di Jalan Darma Bakti di dalam Ruko Toserba Era Baru Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru," sebut Zulham yang saat itu didampingi Rendi Panalosa selaku Kasubsi Prapenuntutan pada Bidang Pidum Kejari Pekanbaru.

Atas SPDP tersebut, lanjut Zulham, dirinya telah menerbitkan P-16. Itu adalah administrasi di Kejaksaan terkait surat perintah penunjukkan Jaksa Penuntut Umum untuk mengikuti perkembangan penyidikan perkara.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terlibat TPPU, Berkas Petinggi Fikasa Group Telah P-21

Rabu, 28 September 2022 | 14:38 WIB

Resmob Polres Inhil Tangkap Curanmor di Pasar Terapung

Selasa, 27 September 2022 | 16:24 WIB
X