Polda Riau Belum Tetapkan Tersangka Korupsi SPPD Fiktif di Sekretariat DPRD Rohil

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 18:37 WIB
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto (Dodi/HRC)
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau tak kunjung menetapkan tersangka dugaan korupsi SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Belum diperoleh hasil perhitungan kerugian negara, menjadi dalih penyidik belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut.

Perkara ini ditangani penyidik pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau sejak 2018 lalu, dan telah masuk ke tahap penyidikan pada 6 Mei 2021. Hal itu dipastikan setelah penyidik menemukan peristiwa pidana serta bukti permulaan yang cukup.

Penyidik kemudian mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan pada 31 Mei 2021. Atas hal itu, ditunjuklah beberapa orang Jaksa yang bertugas mengikut perkembangan penyidikan yang dilakukan polisi.

Proses penyidikan pun dimulai dengan melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan alat bukti. Beberapa bulan berjalan, Penyidik tak ada menyampaikan perkembangan penyidikan kepada Jaksa Peneliti.

Lalu, pada 2 November 2021, Jaksa Peneliti menanyakan perkembangan perkara dengan mengirimkan Surat P.17. Selanjutnya, pada 22 Februari 2022 Penyidik mengirimkan perkembangan perkara. Namun hal tersebut tak membuat Jaksa Peneliti puas, dan mengembalikan SPDP ke penyidik.

Baca Juga: TNI AL Gagalkan Pemberangkatan Pekerja Migran Ilegal Di Perairan Meranti, Bupati Adil Berikan Apresiasi

Pada tanggal 20 Mei 2022, Jaksa Peneliti mengembalikan SPDP kepada penyidik. Kendati begitu, penyidik menegaskan masih melanjutkan proses penyidikan, dan telah mengajukan permohonan audit untuk memastikan kerugian negara yang ditimbulkan dalam perkara tersebut.

Sejauh ini, hasil audit tersebut belum keluar. "Belum (ada hasil audit)," ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Minggu (7/8). Proses audit tersebut dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dikatakan Sunarto, penyidik terus berkoordinasi dengan auditor. Dirinya meyakini, tidak ada kendala berarti dalam proses audit tersebut.

"Infonya, tinggal menyelesaikan laporan saja," lanjut perwira menengah Polri yang akrab disapa Narto itu.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terlibat TPPU, Berkas Petinggi Fikasa Group Telah P-21

Rabu, 28 September 2022 | 14:38 WIB

Resmob Polres Inhil Tangkap Curanmor di Pasar Terapung

Selasa, 27 September 2022 | 16:24 WIB
X