Terlibat Rasuah, Kepala dan Bendahara Desa di Bengkalis segera Disidang

- Senin, 1 Agustus 2022 | 16:32 WIB
Ilustrasi korupsi dana desa. (Hajiumrahnews.com)
Ilustrasi korupsi dana desa. (Hajiumrahnews.com)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Tak lama lagi, dua tersangka dugaan korupsi penyalahgunaan Dana Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Bengkalis Tahun Anggaran (TA) 2019-2020 akan disidangkan. Hal itu seiring dengan telah dilimpahkannya berkas para tersangka ke pengadilan.

Adapun para tersangka tersebut adalah Sukarto, Kepala Desa (Kades) Titi Akar dan Sugini selaku Bendahara. Berkas keduanya telah dilimpahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (1/8).

"Kami melimpahkan berkas perkara dugaan penyalahgunaan Dana Desa Titi Akar Kecamatan Rupat Utara TA 2019-2020. Kedua terdakwa yakni Kades Sukarto dan Bendaharanya Sugini," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Rakhmat Budiman melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Nofri Rinofal, Senin siang.

Dikatakan Nofri, saat ini pihaknya menunggu penetapan dari pihak pengadilan, yakni majelis hakim yang bakal memeriksa dan mengadili perkara tersebut. Para hakim itu nantinya yang akan menetapkan jadwal sidang perdana.

Baca Juga: Kapolres AKBP Andi Yul Sambut Baik Kunjungan Silahturahmi Ketua DPRD Meranti

"Insya Allah, kita siap membuktikan dakwaan di pengadilan," tegas Jaksa yang pernah bertugas di Kejari Pekanbaru tersebut.

Untuk diketahui, dugaan rasuah tersebut terjadi pada kurun waktu tahun 2019-2020. Saat itu dua tersangka telah melakukan pencairan dana kas desa yang bersumber dari Alokasi dana (ADD), Dana Desa (DD), serta bantuan keuangan dari Provinsi dan Kabupaten Desa Titi Akar.

Setelah seluruh dana tersebut dicairkan, ada beberapa kegiatan yang tidak dilaksanakan sebagaimana peruntukannya. Dana tersebut dipergunakan untuk kepentingan pribadi.

Berdasarkan perhitungan ahli, perbuatan kedua tersangka telah merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sebesar Rp800 juta.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 Undang-undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 64 KUHP.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polres Inhil Tangkap Pelaku Judi Togel BSO118

Sabtu, 26 November 2022 | 11:31 WIB

ABG Ini Kalap, Curi Handpone dan Cabuli Nenek-Nenek

Selasa, 22 November 2022 | 14:04 WIB
X