Giliran Mantan Kepala Bappeda Riau Diperiksa dalam Perkara Korupsi PT Duta Palma Group

- Kamis, 28 Juli 2022 | 20:15 WIB
Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia  (Kejagung.go.id)
Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung.go.id)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali melanjutkan pemeriksaan saksi dalam perkara dugaan korupsi dalam kegiatan pelaksanaan yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Kali ini, Jaksa periksa 5 orang saksi, salah satunya mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedana. Dikatakan pemeriksaan dilakukan Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung.

"Pada hari ini, Tim Jaksa Penyidik memeriksa 5 orang saksi yang terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pelaksanaan yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu," ujar Ketut melalui siaran pers yang diterima, Kamis malam.

Adapun saksi-saksi itu, kata Ketut, masing berinisial AF. Dia diperiksa selaku Kepala Bappeda Riau. Berikutnya, HS, Pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) Inhu, S selaku Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XIII Tanjung Pinang, JRT selaku keluarga Surya Darmadi, dan HJP selaku Wholesale Credit Operations Group Collateral Valuation Departement Bank Mandiri.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pelaksanaan yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu," sebut Ketut.

"Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan antara lain dengan menerapkan 3M," sambung Ketut memungkasi.

Baca Juga: Kopi Paman Telah Tersedia di Inhil, Kopi terbaik Harga Merakyat

Dalam perkara ini, Jaksa telah beberapa kali memeriksa Yopi Arianto. Teranyar, Bupati Inhu itu diperiksa Selasa (26/7) kemarin.

Sebelumnya, Yopi juga diperiksa oleh Jaksa pada pada Jumat (1/7) lalu untuk memperkuat pembuktian dan pemberkasan.

Kasus dugaan korupsi tersebut ditingkatkan ke tahap penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Nomor : Print-25/F.2/Fd.2/05/2022 tanggal 17 Mei 2022.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diduga Aniaya Warga, Seorang Polwan di Riau Dipolisikan

Jumat, 23 September 2022 | 19:01 WIB

Terlilit Utang Bejudi, Buruh Pabrik Memilih Gantung Diri

Selasa, 20 September 2022 | 15:28 WIB
X