Sebelum Ditangkap, Arif Palembang Urus Proyek di Jakarta

- Minggu, 10 Juli 2022 | 10:33 WIB
Plh Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru Kicky Arityanto didampingi anggota Tim JPU, Lusi Yetri Man Mora dan Oka Regina S (Dodi/HRC)
Plh Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru Kicky Arityanto didampingi anggota Tim JPU, Lusi Yetri Man Mora dan Oka Regina S (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Arif Budiman memilih berada di Jakarta untuk mengurus pekerjaannya, dari pada menjalani proses hukum yang menjeratnya. Hingga akhirnya, pengusaha yang kerap disapa Arif Palembang itu diringkus pihak kepolisian.

Arif adalah debitur di salah satu bank milik milik pemerintah daerah yang ada di Kota Pekanbaru. Dia ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi berupa pemberian Fasilitas Kredit Modal Kerja Konstruksi (KMKK) kepada Debitur Group Perusahaan CV Palem Gunung Raya, CV Putra Bungsu, CV Hikmah dan CV Putra Wijaya yang diduga menggunakan dokumen kontrak atau Surat Perintah Kerja (SPK) tidak sah atau fiktif.

Penanganan perkara itu sebelumnya dilakukan penyidik pada Subdit II Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Riau.

Sejak berkas perkaranya dinyatakan lengkap atau P-21, penyidik telah memanggil Arif Budiman dua kali. Hanya saja, tersangka tidak pernah datang sehingga pencarian dilakukan sejak beberapa hari lalu.

Baca Juga: Asun Dkk Serahkan 7 Ekor Hewan Kurban untuk Masjid dan Mushalla di Kota Pekanbaru

Petugas juga sudah datang ke rumahnya di Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Polisi membawa perangkat daerah setempat untuk menjemput tapi tersangka tidak berada dari rumah.

Lalu, pada Rabu (6/7), penyidik mendeteksi keberadaan tersangka di Jakarta. Tim berangkat ke Jakarta dipimpin oleh Kompol Teddy Ardian. Kamis (7/7) tengah malam, petugas melihat tersangka di Jalan Haji Agus Salim, tepatnya di kawasan Gambir Jakarta.

Kicky Arityanto kemudian memaparkan alasan Arif Palembang berada di Jakarta. Di sana, Arif diketahui tengah mengurus bisnisnya.

"Saya konfirmasi, katanya ngurus kerjaan di Jakarta. Tapi sudah diburu sama tim dari Polda Riau dan dijemput di Jalan (Haji) Agus Salim, kalau tak salah. Pas di jalan dijemputnya," ujar Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru Teguh Wibowo melalui Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) itu.

Pagi harinya, Arif langsung dibawa ke Pekanbaru dan langsung diserahkan ke Kejaksaan. Selanjutnya dilakukan proses tahap II atau pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejari Pekanbaru.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diduga Aniaya Warga, Seorang Polwan di Riau Dipolisikan

Jumat, 23 September 2022 | 19:01 WIB

Terlilit Utang Bejudi, Buruh Pabrik Memilih Gantung Diri

Selasa, 20 September 2022 | 15:28 WIB
X