Jendral TNI Andika Perkasa Mangamuk, Ini Masalahnya

- Sabtu, 27 Juni 2020 | 11:17 WIB
Jendral TNI Andika Perkasa
Jendral TNI Andika Perkasa

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Kepala Staff TNI Angkatan Darat (KASAD) Jendral TNI Andika Perkasa mengamuk setelah mendengar anak buahnya yang merupakan Babinsha Pekkojan Tambora Kodim 0503/JB ditusuk hingga tewas.

Dan ternyata pelaku penusukan Serda Saputra tersebut adalah oknum TNI Angkatan Laut.

Peristiiwa itu terjadi saat korban mengamankan karantina mandiri pekerja dari luar negeri di Hotel Mercure, Tambora, Jakarta Barat, Senin (22/6/2020) dini hari.

TNI Andika Perkasa pun memerintahkan investigasi secara menyeluruh terhadap kasus penusukan terhadap anggota TNI AD tersebut.

"Saya perintahkan lakukan investigasi menyeluruh, kejar, jangan sampai walk away begitu saja," kata Andika usai olahraga bersama pimpinan media massa di Mabes AD, Jakarta.

Dikatakan Andika saat ini kasus tersebut sudah ditangani oleh Polisi Militer, namun ia menegaskan agar anggota TNi tidak main hakim sendiri.

"Iya, sedang ditangani oleh polisi militer, haruslah, kita harus proses hukum sampai tuntas, enggak boleh gitu-gitu. Apa pun masalahnya enggak boleh main hakim sendiri," kata jenderal bintang empat tersebut.

Untuk meminta kejelasan kasus tersebut, Andika juga akan segera memanggil Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD (Danpuspom TNI).

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI M. Zaenal, sebelumnya membenarkan bahwa pelaku penusukan adalah oknum prajurit Marinir.

"Benar, yang bersangkutan adalah prajurit Marinir TNI AL," kata Zaenal ketika dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Saat ini, lanjut dia, pelaku penganiayaan itu sudah ditangkap dan dalam penyelidikan di Polisi Militer TNI AL.

 

 

Sumber: tribunnews/eka

Editor: Eka Buana Putra

Terkini

X