Dinilai Kooperatif dan Hamil Tua, Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK Puskemas KKH I Belum Ditahan

- Senin, 27 Juni 2022 | 14:57 WIB
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto (Dodi/HRC)
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Kepolisian Daerah Riau belum melakukan penahanan terhadap dua tersangka dugaan korupsi dana pengelolaan dana bantuan operasional kesehatan di Puskesmas Kampar Kiri Hulu I telah diketahui. Dinilai kooperatif dan tengah kondisi hamil, menjadi salah satu alasan keduanya belum dilakukan penahanan.

Dua tersangka dimaksud adalah Citra Sari SKM. Dia adalah Kepala Puskesmas KKH I periode April 2014 hingga Februari 2021. Tersangka kedua adalah Deffi Amalia yang merupakan PNS, yang pernah menjabat sebagai Bendahara di Puskesmas KKH I.

Pengusutan perkara itu dilakukan penyidik pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Perkara tersebut naik ke tahap penyidikan berdasarkan Surat Dimulainya Perintah Penyidikan (SPDP) yang diterima Jaksa Peneliti pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. SPDP itu diterbitkan pada 28 Mei 2020 lalu.

Atas SPDP itu, penyidik melakukan serangkaian proses penyidikan. Hasilnya, dua orang yang disebutkan di atas ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Kepala dan Bendahara Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOK di Puskesmas Kampar Kiri Hulu I

Selanjutnya, penyidik melimpahkan berkas perkara kedua tersangka ke Jaksa Peneliti. Atas hal itu, Jaksa langsung melakukan penelaahan untuk memastikan kelengkapan syarat formil dan materil perkara. Hasilnya, Jaksa Peneliti menyatakan berkas perkara belum lengkap atau P-18 pada Kamis (19/5) kemarin.

Selanjutnya, berkas dikembalikan ke penyidik disertai dengan petunjuk. "Penyidikan saat ini pada tahap pemenuhan P-19-nya JPU," ujar Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Senin (27/6).

Mengingat perkara belum lengkap, penyidik belum melakukan penahanan. Apalagi keduanya dinilai kooperatif menjalani proses hukum yang menjeratnya.

"Tersangka tidak ditahan, kooperatif dan alasan kemanusiaan/kondisi hamil tua," kata perwira menengah Polri yang akrab disapa Narto.

"Kedua tersangka perempuan," sambung Narto.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Tahan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 22:17 WIB

Polri Resmi Tetapkan Bharada E Sebagai Tersangka

Rabu, 3 Agustus 2022 | 23:59 WIB
X