Bentrokan di Desa Terantang, 17 Orang Ditetapkan Tersangka

- Selasa, 21 Juni 2022 | 15:48 WIB
Screenshot video bentrokan berdarah di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kampar (Dodi/HRC)
Screenshot video bentrokan berdarah di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kampar (Dodi/HRC)

HALUANRIAU,CO, PEKANBARU - Sebanyak 17 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus bentrokan berdarah di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kampar. Permasalahan tersebut terkait dualisme kepengurusan KUD Iyo Basamo di desa tersebut.

Dikatakan Kabid Humas Polda Sunarto, sejauh ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 21 orang. Puluhan orang itu diduga mengetahui kejadian bentrokan yang terjadi beberapa hari yang lalu.

"Kemudian dari 18 orang yang diamankan, 17 di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan 1 orang lagi berstatus saksi," ujar Sunarto, Selasa (21/6).

Dia mengatakan, terhadap para tersangka itu, penyidik dari Polres Kampar selaku pihak yang menangani perkara, di-back up Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau masih melakukan pemeriksaan intensif.

Baca Juga: Ketua Koperasi Iyo Basamo Dilaporkan Atas Dugaan Penggelapan Dana, Asep Ruhiat : yang Melapor Bukan Anggota

Dari 17 tersangka itu, seorang di antaranya yang berinisial AL, diduga sebagai penggerak massa untuk melakukan kerusuhan. Sunarto menegaskan, pihak kepolisian dalam hal ini berkomitmen untuk menegakkan hukum secara tegas.

"Masih dilakukan pendalaman, untuk mengetahui siapa yang mengajak mereka (para tersangka)," tegas mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) itu.

Saat disinggung tentang penuturan sejumlah petani sawit yang menyebut kalau para pelaku diduga merupakan preman suruhan Hermayalis, Ketua KUD Iyo Basamo sebelumnya, Sunarto menyebutkan terkait itu masih didalami.

"Masih dilakukan pemeriksaan intensif terhadap mereka (tersangka). Mungkin nanti mengarah ke sana (orang yang menyuruh melakukan)," jelas Sunarto.

Sebagaimana diketahui, bentrok berdarah pecah di Desa Terantang Kecamatan Tambang, Minggu (19/6) sore. Bentrokan melibatkan dua kelompok massa di areal perkebunan Kelapa Sawit Koperasi Iyo Basamo.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X