Terlibat Peredaran 81 Kg Sabu di Pekanbaru, Dua Terdakwa Dituntut Pidana Mati

- Senin, 6 Juni 2022 | 16:21 WIB
Sidang pembacaan tuntutan pidana peredaran 81 kg sabu (Dodi/HRC)
Sidang pembacaan tuntutan pidana peredaran 81 kg sabu (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Jaksa Penuntut Umum menuntut Asmahdi alias Ayah dan Hasnah alias Ana dengan pidana mati. Keduanya dinilai terbukti terlibat dalam peredaran sabu-sabu seberat 81 kilogram.

Tuntutan pidana itu disampaikan JPU pada sidang yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Senin (6/6). Dimana kedua terdakwa mengikuti persidangan dari tempat mereka ditahan, yakni Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIA Pekanbaru.

"Sudah dibacakan tuntutan. Masing-masing pidana mati," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pekanbaru saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Zulham Pardamean Pane, Senin siang.

Tuntutan pidana itu dibacakan secara Jaksa Ananda Hermila di hadapan majelis hakim yang diketuai Dahlan. Dalam tuntutannya, JPU menyatakan perbuatan kedua terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana dalam Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca Juga: Grebek Prostitusi Berkedok Kedai Kopi, Tiga Wanita Digiring ke Mapolsek Tualang, Mucikari Berhasil Kabur

"Perbuatan para terdakwa terbukti sebagai mana tertuang dalam Dakwaan Primair Penuntut Umum," sebut mantan Kasi Pidum Kejari Rokan Hilir (Rohil) itu.

Atas tuntutan itu, sidang dilanjutkan pekan depan. Adapun agendanya adalah penyampaian nota pembelaan atau pledoi dari masing-masing terdakwa.

"Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pledoi," pungkas Zulham.

Diketahui, dalam dakwaannya JPU menyatakan jika kedua terdakwa ditangkap secara terpisah oleh Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau pada Oktober 2021 lalu. Asmahdi pertama kali ditangkap di sebuah showroom mobil yang terletak di Jalan HR Subrantas Kota Pekanbaru. Sementara Hasnah ditangkap Kamar 106 Hotel Citismart Bandara yang terletak di Jalan Kaharudin Nasution.

Berawal, ketika terdakwa Asmahdi bersama Hasnah sedang berada di rumah kontrakannya di Jalan Swadaya, tiba-tiba Abu alias Adami (belum tertangkap) menghubungi terdakwa meminta nomor handphone yang lain. Lalu Asmahdi mengirimkan nomor handphone miliknya ke Abu.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Tahan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 22:17 WIB

Polri Resmi Tetapkan Bharada E Sebagai Tersangka

Rabu, 3 Agustus 2022 | 23:59 WIB
X