4 Petinggi Fikasa Group, Terdakwa Investasi Bodong Rp84 M Tetap Divonis 14 Tahun Penjara

- Minggu, 5 Juni 2022 | 14:02 WIB
Empat terdakwa perkara Promissory Note Fikasa Group (Dodi/HRC)
Empat terdakwa perkara Promissory Note Fikasa Group (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Empat terdakwa dugaan investasi bodong yang merugikan nasabahnya dengan total Rp84 miliar, tetap divonis 14 tahun penjara. Saat ini masih ditunggu, apakah para pesakitan yang merupakan petinggi Fikasa Group itu akan melakukan upaya hukum lanjutan atau tidak.

Vonis itu dijatuhkan majelis hakim pada Pengadilan Tinggi (PT) Riau pada Selasa (31/5) kemarin. Adapun majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara itu diketuai Roki Panjaitan dengan anggota Eris Sudjarwanto dan Tenri Muslinda.

Adapun putusan hakim di lembaga peradilan tingkat kedua itu, menolak permintaan banding dari penasehat hukum para terdakwa, dan menerima banding dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Putusan hakim PT Riau dalam hal ini menguatkan putusan Pengadilan Negeri Pekanbaru Nomor 1170/Pid.Sus/2021/PN Pbr, tanggal 29 Maret 2022 sebelumnya.

Baca Juga: Gelar Coffe Morning Bersama Insan Pers, Wabup Meranti AKBP (Purn) H.Asmar: Mari Kita Jaga Kekompakan

"Menyatakan terdakwa Bhakti Salim alias Bhakti, terdakwa Agung Salim alias Agung, terdakwa Elly Salim alias Elly, terdakwa Christian Salim alias Christian, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana bersama-sama menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan tanpa izin usaha dari Bank Indonesia secara berlanjut," demikian bunyi putusan majelis hakim yang diterima Haluan Riau, Minggu (5/6).

Oleh karena itu, hakim tetap menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama 14 tahun dan denda sebesar Rp20 miliar. "Apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan masing masing selama 11 bulan," sambung hakim.

Kemudian, hakim menyatakan masa penahanan yang telah dijalani para terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Hakim juga memerintahkan agar para terdakwa tetap ditahan.

Tak hanya itu, majelis hakim turut mengabulkan permohonan ganti rugi yang diajukan saksi Archenius Napitupulu yang mengajukan permohonan ganti rugi atas nama saksi sendiri, Pormian Simanungkalit, Meli Novriyanti, Agus Yanto Manaek Pardede, Elida Sumarni Siagian, Pandapotan Lumbantoruan, Oki Yunus Gea,Timbul S Pardede dan Darto Jonson Marulianto Siagian, dengan lampirannya yang digabung dengan perkara pidana dengan total Rp84.916.000.000.

Sejumlah barang bukti dalam perkara ini, diserahkan kepada JPU untuk dipergunakan dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), dengan berkas Perkara nomor: 008/I/RES.1.11/2022/Dittipideksus atas nama Agung Salim dan kawan-kawan.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Tahan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 22:17 WIB

Polri Resmi Tetapkan Bharada E Sebagai Tersangka

Rabu, 3 Agustus 2022 | 23:59 WIB
X