Tim JPU Terima Pelimpahan Perkara 80 Kg Sabu, 10 Tersangka Segera Disidangkan

- Jumat, 20 Mei 2022 | 15:18 WIB
Ilustrasi Pengadilan Negeri Pekanbaru  (Sumber: Google Street View)
Ilustrasi Pengadilan Negeri Pekanbaru (Sumber: Google Street View)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Tak lama lagi 10 tersangka yang diduga terlibat peredaran 80 kilogram sabu di Provinsi Riau akan menjalani persidangan. Itu dipastikan setelah Jaksa Penuntut Umum menerima pelimpahan para tersangka dan barang bukti dari penyidik kepolisian.

Tahap II itu dilakukan setelah berkas perkara para pesakitan itu dinyatakan lengkap atau P-21 belum lama ini. Proses tahap II dilakukan di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, Kamis (19/5) sore kemarin.

"Iya, benar. Telah dilakukan proses tahap II dari penyidik Polda Riau kepada Penuntut Umum atas nama tersangka Syafri dkk," ujar Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, Bambang Heri Purwanto, Jumat (20/5).

Saat tahap II itu, kata Bambang, Tim JPU menerima 10 tersangka beserta barang bukti dari penyidik Kepolisian. Mereka masing-masing bernama Edi Ahmad alias Edi Loper, Ismail, Kamsani, Pais Damiri, Syafrizal alias Eri, Ramlan Eka, Rully Eka, M Wahyu Novianto dan M Syahrul Romadhon. Para tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 114 ayat (2), Jo Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Baca Juga: Konferprov XV PWI Riau Digelar di Bengkalis 22 Juni 2022

"Masing-masing berkas perkara terpisah," sebut mantan Kasi Intelijen Kejari Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) itu.

Setelah tahap II ini, lanjut Bambang, Tim JPU yang terdiri dari 4 orang Jaksa dari Kejati Riau dan 1 orang dari Kejari Pekanbaru, akan mempersiapkan segala administrasi yang berkaitan dengan pelimpahan perkara ke pengadilan. Di antaranya, surat dakwaan.

"Setelah itu, perkara segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru," kata Jaksa yang pernah menjabat Kasi Penyidikan pada Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kajati Banten itu.

"Terhadap para tersangka ditahan di Rutan Mapolda Riau," pungkas Bambang Heri Purwanto.

Diketahui, pengungkapan perkara ini dilakukan jajaran Ditresnarkoba Polda Riau. Pengungkapan bermula pada Kamis (13/1) lalu. Saat itu, polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi narkotika yang akan dimasukkan ke wilayah Riau.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terlibat TPPU, Berkas Petinggi Fikasa Group Telah P-21

Rabu, 28 September 2022 | 14:38 WIB

Resmob Polres Inhil Tangkap Curanmor di Pasar Terapung

Selasa, 27 September 2022 | 16:24 WIB
X