Kirim Pekerja Migran secara Ilegal ke Malaysia, Dua Pelaku Diamankan dan 1 Orang Buron

- Jumat, 20 Mei 2022 | 13:12 WIB
Pihak kepolisian amankan 2 orang tersangka perdagangan orang (istimewa)
Pihak kepolisian amankan 2 orang tersangka perdagangan orang (istimewa)

Baca Juga: Wabup Siak Menerima Penghargaan Komitmen Bidang Kearsipan Kepada Pimpinan Daerah dari Menpan RB

Menurut pengakuan tersangka, baru menjalankan aktivitas ilegal ini selama lima bulan. Namun, mereka telah memberangkatkan ratusan orang pekerja migran Indonesia.

Tersangka ES, sebut Narto berperan sebagai merekrut pekerja imigran dan membawa mereka dari Dumai menuju Pulau Rupat. Tekong darat ini menerima upah sebesar Rp4,7 juta dan tambahan dari tekong laut serta dari pekerja.

"Tersangka SS, berperan merekrut dan menampung para pekerja ilegal sebelum diberangkatkan ke Malaysia. Dia menerima upah Rp5 juta-Rp13 juta," ungkapnya.

Selain itu, juga diamankan sejumlah barang bukti satu unit speedboat dan pompong, satu unit sepeda motor, dua unit HT, uang tunai Rp14,7 juta dan 800 Ringgit Malaysia, 10 pelampung. Kemudian, tiga unit HP, buku tabungan dan kartu ATM, paspor pekerja, catatan pembelian minyak dan lainnya.

Baca Juga: Imigrasi Kelas II Selatpanjang Gelar Sosialisasi Layanan Aplikasi M-Paspor

"Tersangka dijerat Pasal 2 atau Pasal 4 Jo Pasal 10 Undang-undang (UU) RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Ancaman hukuman penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun dan denda sebesar Rp600 juta,” pungkas Narto.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Tahan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 22:17 WIB
X