P-21, Perkara Mantan Lurah Tirta Siak Segera Tahap II

- Selasa, 17 Mei 2022 | 15:48 WIB
Mantan Lurah Tirta Siak, Aris Nardi, SH.MH (payung sekaki)
Mantan Lurah Tirta Siak, Aris Nardi, SH.MH (payung sekaki)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Berkas perkara Aris Nardi, tersangka dugaan korupsi pengurusan surat tanah telah dinyatakan lengkap. Dalam waktu dekat, penanganan perkara mantan Lurah Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru itu akan dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum.

Perkara ini ditangani Penyidik Unit Tipikor pada Satreskrim Kepolisian Resor Kota Pekanbaru (Polresta) Pekanbaru. Aris Nardi ditangkap pada Rabu, 22 September 2021 lalu. Sebelum ditangkap, polisi lebih dulu mengamankan orang kepercayaan sang lurah yang bertugas mengambil uang dari masyarakat. Pengungkapan ini diduga terkait dengan masalah pengurusan tanah.

Salah seorang korban mengaku bahwa dirinya dimintai uang sejumlah Rp3,5 juta untuk pengurusan Surat Keterangan Ganti Rugi (SKGR) tanah. Namun ia hanya menyanggupi Rp3 juta.

Korban lantas membuat janji dengan perempuan yang disebut-sebut merupakan orang kepercayaan sang lurah, dan bertugas untuk mengambil uang dari korban. Namun tiba-tiba, aparat kepolisian datang dan menangkap orang kepercayaan Aris Nardi itu. Setelah itu, baru polisi menangkap oknum lurah tersebut.

Baca Juga: Ternyata UAS Mendapatkan Not To Land Notice dari Otoritas Singapura, Apa Itu?

Penyidik kemudian memulai penyidikan. Tepatnya satu pekan setelah pengungkapan itu, penyidik kemudian menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan dikirimkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru. Atas SPDP itu, ditunjuklah beberapa orang Jaksa sebagai Penuntut Umum yang akan mengikuti perkembangan proses penyidikan.

Pada medio Oktober 2021, Jaksa menerima berkas perkara tersebut. Dari penelaahan yang dilakukan, Jaksa menyatakan berkas perkara belum lengkap. Untuk itu, berkas dikembalikan ke penyidik disertai petunjuk.

Setelah beberapa kali bolak balik antara penyidik dan Jaksa, berkas perkara Aris Nardi akhirnya dinyatakan lengkap atau P-12.

"Iya. Sudah P-21. Itu sebelum lebaran kemarin," ujar Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru Teguh Wibowo saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Agung Irawan, Selasa (17/5).

Atas hal itu, kata Agung, tahapan berikutnya adalah pelimpahan tersangka dan barang bukti dari penyidik ke JPU. Pihaknya telah berkoordinasi dengan penyidik terkait jadwal tahap II perkara tersebut.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X