Kadis DPP Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut Pagari Lahan Sengketa dengan Kawat Berduri

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 15:40 WIB
Proses pemasangan kawat berduri di lahan sengeketa
Proses pemasangan kawat berduri di lahan sengeketa

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Meski masih bergulir di kepolisian dan pengadilan, Ingot Ahmad Hutasuhut tetap ngotot memasang pagar berduri di sebuah lahan yang berada di Jalan Putri Indah Ujung, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Hal itu dilakukan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru itu pada Jumat (13/5) malam kemarin.

Lahan tersebut disinyalir milik seorang warga yang bernama Darmiwati. Itu diperkuat dengan alas hak yang dimiliki ibu rumah tangga itu berupa SKPT Nomor : 730/17/SH/ST/1982 tanggal 12 Februari 1982 atas nama Bunadi yang telah dilakukan peralihan hak berdasarkan SKGR atas namanya, Nomor 423/BR/2017 tanggal 20 Oktober 2017.

Kendati begitu, Ingot tidak mengakui hal tersebut, dan merasa lahan tersebut miliknya. Dia kemudian memagari lahan tersebut dengan pagar berduri.

"Tanah milik kami dipasangi pagar kawat oleh yang bersangkutan (Ingot Ahmad Hutasuhut,red) kemarin malam," ujar Darmiwati, Sabtu (14/5).


Gunakan Mobil Operasional di Luar Jam Dinas

Dikatakan Darmiwati, saat pemasangan pagar itu, Ingot terlihat berada di lokasi. Dia datang menggunakan mobil Toyota Hilux berplat merah BM 8207 TP. Dia membawa mobil operasional DPP Kota Pekanbaru di luar jam dinas, dan tidak untuk kepentingan pekerjaannya selaku aparatur sipil negara.

Ingot Ahmad Hutasuhut menggunakan mobil operasional DPP Pekanbaru di luar jam dinas

Tidak hanya memasang pagar, Ingot juga menempatkan orang-orangnya untuk melakukan penjagaan di lahan tersebut.

"Dia (Ingot,red) ngotot tanah itu miliknya, tapi tidak bisa menunjukkan surat-suratnya. Kalau itu, punya dia semestinya bisa menunjukkan bukti kepemilikan, tapi dia tidak bisa," sesal Darmiwati.


Sengeketa Lahan Belum Inkrah

Halaman:

Editor: Dodi Ferdian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X