Tempat Produksi Mie Formalin Digerebek, Sudah Beredar Setahun di Pekanbaru

- Kamis, 28 April 2022 | 12:14 WIB
Pemaparan barang bukti pengolahan mie berformalin (Akmal/HRC)
Pemaparan barang bukti pengolahan mie berformalin (Akmal/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru berhasil mengendus praktek pembuatan mie basah mengandung formalin dan boraks, pemilik usaha ini inisal AR (42) dijadikan tersangka oleh penyidik.

Kepala BBPOM Pekanbaru, Yosef Dwi Irawan menyebut bahwa pengungkapan ini berawal dari hasil uji lab terhadap bahan pangan beberapa waktu lalu yang dilakukan oleh timnya.

Dimana ada temuan mie yang terindikasi mengandung formalin dan borak. Kemudian tim melakukan serangkaian penyelidikan untuk mencari asal produksi mie tersebut.

"Tim langsung bergerak melakukan penelusuran dimana tempat produksinya. Kemudian kita temukan tempat produksinya tapi belum tahu siapa pemiliknya," terang Yosef saat ekspos di Kantor BBPOM Pekanbaru, Kamis (28/4).

Berselang beberapa waktu, akhirnya tim mengetahui siapa pemilik usaha tersebut. Pada Senin (18/4), tim kembali mendatangi lokasi produksi tersebut dan melakukan penangkapan terhadap pemiliknya.

Baca Juga: Indahnya Ramadan, Pertagas Salurkan Bantuan untuk SD, Pesantren dan Gereja

"Ada mie 90 Kg, formalin 2 liter, kemudian ada boraks 2,5 Kg dan peralatan produksinya," papar Yosef menjelaskan barang sitaan yang dijadikan bukti.

Istimewa (Akmal/HRC)

Dari hasil pengakuan tersangka AR (42), terang Yosef, usaha itu telah berjalan selama hampir satu tahun, tersangka menyewa rumah di daerah kawasan Marpoyan yang kemudian dijadikan tempat produksi.

"Rumah dijadikan tempat produksi, tapi rumah itu tidak dijadikan tempat tinggal. Telah beroperasi satu tahun," ulasnya.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X