Korupsi Modus SPK Fiktif, Pihak bank bjb Harus Turut Bertanggung Jawab

- Rabu, 27 April 2022 | 17:47 WIB
Logo Bank BJB
Logo Bank BJB

"Sudah dikembalikan Selasa kemarin," pungkas M Rasyid.

Sejauh ini, Arif Budiman menjadi tersangka tunggal. Hal itu diketahui dari penerapan pasal tunggal yang disematkan penyidik.

Adapun pasal dimaksud adalah Pasal 2 ayat (1) Undang-undangnya (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Diwartakan sebelumnya, Arif Budiman menjadi tersangka dugaan korupsi dalam pemberian Kredit Modal Kerja Konstruksi (KMKK) di bank bjb Cabang Pekanbaru. Dalam hal ini, Arif merupakan debitur di bank tersebut.

Perbuatan rasuah itu terjadi dalam rentang waktu lebih kurang selama setahun. Yakni, antara tanggal 18 Februari 2015 hingga 18 Februari 2016.

Baca Juga: BRIN Prediksi Idul Fitri 1443 H, Berpotensi Serentak 2 Mei 2022

"Pada tanggal 18 dan 23 Februari 2015, tersangka AB, wiraswasta pengelola perusahaan CV PGR, CV PB, CV HK dan CV PW mengajukan permohonan kepada pihak bank untuk mendapatkan fasilitas Kredit Modal Kerja Kontruksi di bank bjb Cabang Pekanbaru," ujar Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, belum lama ini.

Dalam melakukan pencairan kredit tersebut CV PB dan CV PGR diduga menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK) tidak sah atau fiktif atas kegiatan pekerjaan yang dilaksanakan di Kantor DPRD Provinsi Riau dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

"Pencairan KMKK tersebut masuk ke rekening giro CV PGR dan CV PB, karena menggunakan SPK tidak sah/fiktif dan mengakibatkan kredit macet CV PGR dan CV PB di bank bjb Cabang Pekanbaru. Hal itu lantaran tidak ada sumber pengembalian dana," terang perwira menengah Polri yang akrab disapa Narto.

"Dengan demikian, maka modusnya menjadi jelas yakni mendapatkan fasilitas KMKK menggunakan SPK tidak sah atau fiktif sehingga dana yang seharusnya menjadi sumber pengembalian kepada pihak bank tersebut tidak ada," tegas mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) itu.

Baca Juga: Kapolsek dan Bhayangkari Kecamatan Kepenuhan Bagi-Bagi Paket Sembako

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Tahan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 22:17 WIB

Polri Resmi Tetapkan Bharada E Sebagai Tersangka

Rabu, 3 Agustus 2022 | 23:59 WIB
X