Tersangka Korporasi PT Berlian Mitra Inti Dipastikan Masih Atas Nama Charles

- Rabu, 20 April 2022 | 15:29 WIB
Kasus kebakaran hutan yang dilakukan oleh korporasi menjadi salah satu prioritas Polda Riau dalam penegakan hukum, salah satunya Karhutla di PT BMI Kandis.jpg
Kasus kebakaran hutan yang dilakukan oleh korporasi menjadi salah satu prioritas Polda Riau dalam penegakan hukum, salah satunya Karhutla di PT BMI Kandis.jpg

Empat bulan berselang, perkara tersebut tak kunjung dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) atau tahap II. Terkait hal itu, Kasubdit IV Reskrimsus Polda Riau, AKBP Dhovan Oktovianto memberikan penjelasan.

"Tanggal 27 Januari kan pernah kami mau tahap II, tapi JPU-nya belum siap. Dan meminta waktu untuk pelaksanaannya diundur," ujar AKBP Dhovan Oktovianto, Rabu (20/4).

“Kemudian tanggal 7 Februari direncanakan tahap II, tapi JPU-nya tidak ada. Kami sudah sudah mengirimkan surat ke Jaksa meminta kesiapan mereka untuk tahap II, tapi suratnya belum dijawab,” sambung dia.

AKBP Dhovan juga memastikan kalau tersangka yang mewakili korporasi dalam perkara itu masih Charles. Hal itu juga sesuai dengan P-21A yang dikirimkan JPU beberapa waktu yang lalu. P-21A sendiri adalah pemberitahuan Susulan Hasil Penyidikan Sudah Lengkap.

"Kata siapa (Charles) mengundurkan diri? Dari Kejaksaan, P-21 masih atas nama Charles. Begitu pula P-21A," tegas dia.

Baca Juga: Sidang Ketua Kopsa-M Anthony Hamzah Digelar Besok, Jaksa Akan Hadirkan 8 Orang Saksi

Sebelumnya, tahap II perkara tersebut tak jadi digelar di Kejati Riau pada Kamis (27/1) lalu. Polisi menyebut jika JPU masih meminta waktu guna meminta petunjuk dari pimpinan meskipun perkara ini telah dinyatakan lengkap atau P-21.

Salah satu alasannya karena Charles yang mewakili korporasi diketahui telah mengundurkan diri sebagai direktur di perusahaan tersebut. Yang bersangkutan juga tidak bekerja di perusahaan tersebut.

"Kalau koorporasi tentu yang mewakili dari korporasi, sementara yang dibawa penyidik bukan orang yang mewakili korporasi lagi. Karena sudah resign. Maka tidak ada sangkut pautnya lagi,” jelas Marvelous saat masih menjabat Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau.

"Karena pas tahap II, bukan dia lagi yang berwenang. Itulah bedanya penanganan korporasi. Ia yang harus mewakili korporasi," sambung mantan Kasi E Bidang Intelijen Kejati Riau.Dalam kasus ini, PT BMI diduga ada unsur kesengajaan sehingga lahannya terbakar. Penilaian ini dari sarana dan prasarana pencegahan karhutla di lokasi, sebut saja menara api serta alat pemadam.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Tahan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 22:17 WIB
X