Berkas Perkara Oknum Aktivis LY Belum Lengkap

- Rabu, 30 Maret 2022 | 14:36 WIB
Oknum aktivis inisial LY ditetapkan sebagai tersangka
Oknum aktivis inisial LY ditetapkan sebagai tersangka

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Jaksa Penuntut Umum menyatakan berkas perkara dugaan masuk tanpa izin dan pengrusakan ruang Badan Kehormatan DPRD Provinsi Riau dengan tersangka inisial LY, belum lengkap. Untuk itu, berkas perkaranya dikembalikan ke penyidik disertai petunjuk atau P-19.

Perkara ini ditangani penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru. Dalam perkara ini, LY diyakini tidak seorang diri menyandang status tersangka. Melainkan bersama seorang rekannya inisial R.

Keduanya dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan masuk tanpa hak dan dugaan pengrusakan yang terjadi pada 15 Desember 2021 sekitar pukul 17.00 WIB tersebut. Laporan polisi tersebut dibuat pada 29 Desember lalu.

Polisi kemudian melakukan serangkaian proses pengumpulan alat bukti. Hasilnya, penyidik meyakini adanya peristiwa pidana dan meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan.

Baca Juga: Berkat Tangan Dinginnya Firdaus-Ayat, Kota Pekanbaru Raih Multiprestasi Tahun 2012-2022

Hal itu ditandai dengan dikirimnya surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru pada medio Februari 2022 kemarin. Dalam SPDP tersebut, tercantum nama terlapor inisial LY dan R.

Khusus LY, dia menyandang status tersangka disematkan berselang beberapa jam setelah diamankan paksa oleh kepolisian. Kendaraannya dicegat saat melewati Jalan Tuanku Tambusai pada Senin (14/3) kemarin. Upaya paksa itu dilakukan karena yang bersangkutan dinilai tak kooperatif memenuhi beberapa kali panggilan penyidik untuk dimintai keterangan selaku saksi.

Selanjutnya, penyidik melimpahkan berkas perkara LY ke JPU atau tahap I pada Senin (21/3) kemarin. Jaksa kemudian melakukan penelaahan berkas perkara dalam waktu 7 hari. Hal itu dilakukan untuk memastikan kelengkapan syarat formil dan materil perkara.

Hasilnya, Jaksa menyatakan berkas perkara belum lengkap. Dengan begitu, berkas perkara dikembalikan ke penyidik disertai petunjuk atau P-19.

"P-19. (Petunjuk) terkait materil perkara," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pekanbaru, Teguh Wibowo saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Zulham Pardamean Pane, Rabu (30/3).

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Tahan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 22:17 WIB
X