Sepakat dengan JPU, Hakim Vonis Petinggi Fikasa Group 14 Tahun Penjara

- Selasa, 29 Maret 2022 | 23:26 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Majelis hakim menjatuhkan vonis pidana masing-masing selama 14 tahun penjara terhadap 4 petinggi Fikasa Group yang menjadi terdakwa dugaan tindak pidana perbankan yang merugikan nasabahnya sebesar Rp84,9 miliar. Putusan itu sama dengan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum.

Demikian terungkap di persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Selasa (29/3) malam. Putusan itu dibacakan majelis hakim yang diketuai Dahlan.

Adapun para terdakwa yang duduk di kursi pesakitan adalah Bhakti Salim selaku Direktur Utama PT Wahana Bersama Nusantara (WBN) dan Direktur Utama PT Tiara Global Propertindo (TGP), Agung Salim selaku Komisaris Utama PT WBN, Elly Salim Direktur PT WBN dan Komisaris PT TGP, dan Christian Salim selaku Direktur PT TGP. Keempatnya mengikuti sidang secara virtual dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Pekanbaru

Dalam amar putusannya, hakim sepakat dengan JPU terkait penerapan pasal terhadap para terdakwa. Yakni, dinyatakan bersalah melanggar Pasal 46 ayat (1) Undang-undang (UU) RI Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan Jo Pasal 64 ayat (1) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana. Hal itu sebagaimana tertuang dalam dakwaan pertama JPU.

Hakim juga sependapat terkait vonis pidana yang dijatuhkan terhadap terdakwa. "Menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa masing-masing selama 14 tahun penjara," tegas Hakim Ketua Dahlan.

Selain itu, para terdakwa juga diwajibkan membayar denda masing-masing Rp20 miliar subsidair 11 bulan kurungan.

Atas putusan itu, para terdakwa langsung menyatakan banding. Sementara Tim JPU menyatakan pikir-pikir selama 1 pekan untuk menentukan sikap, menerima atau menolak putusan tersebut.

Sementara itu, terhadap seorang terdakwa lainnya, hakim juga sependapat dengan JPU baik soal penerapan pasal dan hukuman. Terdakwa tersebut adalah Maryani, Marketing PT WBN dan Direktur Utama PT TGP.

Oleh hakim, dia divonis 12 tahun penjara dan diwajibkan membayar denda sebesar Rp15 miliar subsidair 8 bulan kurungan.

Diketahui, JPU dalam dakwaannya menyebutkan, dugaan penggelapan uang nasabah yang dilakukan para terdakwa ini terjadi pada tanggal 14 Oktober 2016 sampai dengan 25 Maret 2020. Setidaknya ada 10 orang nasabah yang menjadi korban para terdakwa, dengan total kerugian Rp84.916.000.000.

Halaman:

Editor: Dodi Ferdian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X