Kesalahpahaman Berujung Ribut Gegera Pengeras Suara Musholla Terjadi di Jalan Pemuda

- Kamis, 17 Maret 2022 | 14:22 WIB
Ilustrasi Toa (Ilustrasi/pixabay)
Ilustrasi Toa (Ilustrasi/pixabay)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Terjadi keributan antar warga di Jalan Pemuda, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Rabu (16/3) malam. Beruntung keributan itu hanya sebatas adu mulut saja, tidak sampai terjadi perkelahian.

Aksi itu dapat diredam, pihak yang terlibat keributan itu dibawa tim patroli ke Mapolsek Payung Sekaki. Disana, kedua belah pihak dimintai keterangan dan dimediasi.

Kapolsek Payung Sekaki Iptu Iptu Bayu Ramadhan Effendi, Kamis (17/3), menyebut bahwa keributan itu dipicu ada warga yang terganggu dengan suara yang keluar dari pengeras suara Musholla yang kebetulan berdekatan.

"Saudara R merasa (terganggu) suara dari pengeras suara yang ada di musholla, (pengeras suara) mengarah langsung ke rumahnya," terang Iptu Bayu.

Baca Juga: Minyak Goreng Kembali Muncul Setelah HET Dihapus Pemerintah, Anggota Dewan: Ada yang Sengaja Menimbun

Terganggu yang dimaksud sebab anak dari warga inisial R yang berumur 3 tahun sedang dalam keadaan sakit. Dirinya berinisiatif untuk menyampaikan agar mengalihkan corong pengeras suara tersebut.

"Anaknya sedang mengalami suatu penyakit, lalu minta tolong agar pengeras suaranya tidak langsung diarahkan kerumahnya," lanjut Iptu Bayu lagi.

Saat itulah mulai terjadi cekcok, lantaran saran yang diajukan warga inisial R itu salah dipahami oleh warga lainnya. Aksi itu langsung cepat mendapat perhatian dari warga lainnya.

"Penyampaian dari saudara R ini barangkali tidak dapat diterima oleh warga sehingga terjadilah kesalahpahaman dan cek-cok," ulasnya.

Kedua belah pihak akhirnya berdamai setelah dimediasi pihak kepolisian. Kedua sepakat untuk kembali menjalin komunikasi yang baik dan melupakan permasalahan sebelumnya.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X