Aniaya Security Sekolah, Amanda Dieksekusi ke Rutan Pekanbaru

- Selasa, 8 Maret 2022 | 12:42 WIB
Jaksa Rendi Panalosa melakukan eksekusi terhadap Amanda di Rutan Pekanbaru
Jaksa Rendi Panalosa melakukan eksekusi terhadap Amanda di Rutan Pekanbaru

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Kejaksaan Negeri Pekanbaru mengeksekusi Amanda ke Rumah Tahanan Negara Kelas I Pekanbaru. Dia akan berada di sana untuk tiga bulan ke depan menjalani hukuman atas tindakan penganiayaan yang dilakukannya terhadap seorang Security di sebuah sekolah di Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Proses eksekusi dilaksanakan oleh Jaksa Rendi Panalosa, Selasa (8/3). Upaya hukum itu dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) RI Nomor: 1062 K/Pid/2021 tanggal 26 Oktober 2021 kemarin. Perkara itu diputus majelis hakim yang diketuai I Made Tara dengan hakim anggota masing-masing Sudrajad Dimyati dan Desnayati M.

"Menjatuhkan pidana penjara selama 3 bulan terhadap yang bersangkutan (Amanda, red)," ujar Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru, Teguh Wibowo saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum), Zulham Pardamean Pane, Selasa (8/3).

Putusan itu, kata Zulham, memperbaiki putusan Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru yang menghukum Amanda dengan hukuman selama 3 bulan penjara dengan masa percobaan selama 1 tahun penjara. Putusan itu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru.

Jaksa sendiri diketahui menuntut Amanda dengan pidana 1 tahun penjara. Menurut Jaksa, Amanda terbukti bersalah melanggar Pasal 351 ayat (1) KUHP sebagaimana tertuang dalam Dakwaan Alternatif Kesatu.

"Perkara ini telah inkrah dan yang bersangkutan kini berstatus terpidana. Dengan begitu, proses eksekusi bisa dilakukan," tegas mantan Kasi Pidum Kejari Binjai, Sumatra Utara (Sumut) itu.

Dari informasi yang dihimpun, perbuatan Amanda bermula pada 17 September 2020 lalu sekitar pukul 11.15 WIB di Jalan Cemara Indah tepatnya di depan SD Taruna Islam Kelurahan Tangkerang Timur Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru. Saat itu, Amanda bersama sejumlah orang rekannya tengah mencoret-coret dinding pagar sekolah.

Melihat hal itu, Khaerisman yang merupakan security di Pos Jaga sekolah itu mendekati Amanda sambil membawa merekam perbuatan Amanda dan rekan-rekannya dengan menggunakan handphone. Tidak terima, Amanda mencoba untuk merampas gawai milik korban.

Pada saat itu Amanda langsung memukul mulut korban dengan tangan kanannya. Akibatnya mulut korban terluka dan mengeluarkan darah. Korban pun masuk ke halaman dan menutup pagar dan melaporkan hal tersebut ke kepala sekolah.

Selain perkara di atas, Amanda juga terseret perkara lainnya. Dia bersama Eko Arnaldi, Amrul Amir dan Ryonal diduga melakukan pengrusakan di lingkungan SD Taruna Islam.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Tahan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 22:17 WIB
X