Curi Tandan Sawit untuk Beli Beras, Kejari Pelalawan Hentikan Penuntutan terhadap Murdani

- Rabu, 2 Maret 2022 | 18:34 WIB
Kajari Pelalawan Silpia Rosalina menyerahkan SKP2 kepada tersangka Murdani dan juga korban PT MUP (Istimewa)
Kajari Pelalawan Silpia Rosalina menyerahkan SKP2 kepada tersangka Murdani dan juga korban PT MUP (Istimewa)

"Pada hari Rabu (2/3), Kejaksaan Negeri Pelalawan telah melakukan penghentian penuntutan perkara pencurian buah kelapa sawit atas nama Tersangka Murdani Bin Taslam," ujar Kajari Pelalawan Silpia saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Riki Saputra, Rabu sore.

Dikatakan Riki, proses penghentian penuntutan diawali dengan proses mediasi antara korban, yaitu PT MUP dan tersangka pada Selasa (22/2) kemarin. Jaksa pada Kejari Pelalawan selaku Fasilitator berhasil melakukan proses perdamaian tanpa syarat antara korban dan tersangka dengan disaksikan oleh kepala dusun tempat tinggal tersangka dan Penyidik pada Polsek Langgam.

Setelah mediasi berhasil dilaksanakan, kemudian Jaksa mengusulkan penghentian penuntutan tersebut ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Selanjutnya pada Selasa (1/3) kemarin, dilaksanakan ekspos dengan Kejati Riau dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) secara virtual.

"Pada ekspos tersebut, pengajuan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif atas nama Tersangka Murdani tersebut disetujui oleh JAM Pidum," sebut Riki.

Baca Juga: Perlu Kamu Ketahui, Berikut Tanda-Tanda Waktu yang Tepat Untuk Ajak Pasanganmu Menikah!

Atas hal itu, Kajari Silpia Rosalina menyerahkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKP2) kepada tersangka Murdani dan juga korban PT MUP. Dengan telah diserahkannya SKP2 tersebut maka perkara pencurian atas nama tersangka telah resmi dihentikan dan terhadapnya langsung dikeluarkan dari tahanan Rutan Polsek Langgam.

Riki mengatakan, tersangka nekad mengambil buah kelapa sawit milik PT MUP itu adalah untuk dijual dan hasilnya akan digunakan untuk membeli beras dan memenuhi kehidupan keluarganya sehari-hari, karena pada saat itu dia sedang tidak punya uang.

"Bahwa tersangka sebelumnya tidak pernah dipidana dan dia juga baru kali ini melakukan pencurian buah kelapa sawit milik PT MUP," pungkas Riki.

Sebuah pemandangan menarik, saat akan dikeluarkan dari penjara, Kajari Silpia Rosalina membekali Murdani sejumlah uang untuk bekalnya pulang kampung. Hal ini turut menambah kebahagiaannya.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Tahan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 22:17 WIB
X