Korupsi Alat Rapid Test, Mantan Kadiskes Meranti Dituntut 15 Bulan Penjara

- Rabu, 16 Februari 2022 | 13:08 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Misri Hasanto ditahan Polda Riau atas dugaan kasus penggelapan alat rapid tes (Istimewa)
Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Misri Hasanto ditahan Polda Riau atas dugaan kasus penggelapan alat rapid tes (Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Misri Hasanto dinilai bersalah melakukan tindak pidana korupsi alat rapid test bantuan Kementerian Kesehatan RI. Untuk itu mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut dituntut 15 bulan penjara.

Demikian terungkap pada persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Selasa (15/2) kemarin.

Adapun agenda sidang yakni pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dihadapan majelis hakim yang diketuai Dahlan.

"Iya. Sudah dibacakan tuntutannya. Kemarin yang membacakan tuntutannya, Bu Sri Mulyani Anom, Kasi Pidsus (Kepala Seksi Pidana Khusus, red)," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Meranti Waluyo saat dikonfirmasi melalui Kasi Intelijen, Hamiko, Rabu (16/2).

Baca Juga: Bek Kiri Timnas Indonesia, Pratama Arhan Resmi Gabung Klub Kasta Kedua Liga Jepang, Tokyo Verdy

JPU, kata Hamiko, menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan rasuah sebagaimana yang tertuang dakwaan kesatu subsidair. Yakni, Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang (UU) RI Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 1 tahun dan 3 bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan," lanjut Jaksa yang akrab disapa Miko itu.

Selain itu, Misri Hasanto juga dituntut membayar denda Rp100 juta subsidair 3 bulan kurungan. Terdakwa juga dibebankan membayar uang pengganti Rp194.900.798. Jika paling lama dalam waktu 1 bulan sesudah putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, terdakwa tidak membayar uang pengganti, maka harta bendanya yang telah disita oleh jaksa dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut.

"Bila tidak mencukupi, diganti penjara selama 9 bulan," jelas mantan Kasubsi Prapenuntutan Kejari Pekanbaru itu.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Tahan Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 22:17 WIB
X