Kejaksaan Negeri Pekanbaru Eksekusi Terpidana Penyerobotan Lahan, Nasril Chan

- Jumat, 11 Februari 2022 | 17:19 WIB
Terpidana Nasril Chan usai pemeriksaan kesehatan di RSD Madani Pekanbaru (Dodi/HRC)
Terpidana Nasril Chan usai pemeriksaan kesehatan di RSD Madani Pekanbaru (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Nasril Chan tak berkutik saat didatangi petugas dari Kejaksaan, Jumat (11/2). Terpidana dua tahun dalam perkara penyerobotan tanah itu selanjutnya dieksekusi ke Rumah Tahanan Negara Kelas I Pekanbaru.

Eksekusi itu dilakukan berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Pekanbaru Nomor: Print-02/L.4.10/Eku.03/01/2022 tanggal 5 Januari 2022 Perihal Melaksanakan Putusan Makamah Agung RI tanggal 8 Desember 2021 Nomor: 1285 K/Pid.sus/2021 atas nama Nasril Chan. Dalam putusan yang telah berkekuatan hukum tetap itu, Nasril Chan dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 385 ayat (4) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Adapun vonisnya adalah 2 tahun penjara.

"Benar, terpidana Nasril Chan telah dieksekusi," ujar Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru Teguh Wibowo saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Zulham Pardamean Pane, Jumat sore.

Dikatakan Zulham, pelaksanaan eksekusi tersebut dipimpin oleh Kasubsi Eksekusi dan Eksaminasi Lastarida Br Sitanggang. Saat itu, Jaksa Eksekutor mendapat pengawalan dari Tim Eksekusi Pidum dan Tim Pengamanan Intelijen Kejari Pekanbaru.

Baca Juga: Berikut Cara agar Jaringan 4G Menjadi Full

Lanjut Zulham, petugas dari Polresta Pekanbaru turut membantu dalam pelaksanaan eksekusi tersebut. Dimana tim mendatangi sebuah Warung Sarapan Pagi milik terpidana di Jalan Garuda Sakti, Kota Pekanbaru.

"Pada saat dieksekusi, terpidana ataupun keluarganya tidak ada melakukan perlawanan," sebut mantan Kasi Pidum Kejari Binjai, Sumatra Utara (Sumut) itu.

Diterangkan Zulham, sejak perkara tersebut diusut penyidik Kepolisian hingga kasus bergulir di persidangan, Nasril Chan tidak dilakukan penahanan. Hal itu disebabkan karena ancaman pidananya di bawah 5 tahun.

Mengingat perkara ini telah inkrah, pihaknya kata Zulham, harus melaksanakan putusan pengadilan.

"Terpidana dieksekusi di Rutan Pekanbaru. Dimana sebelumnya, dilakukan pemeriksaan kesehatan dan Swab Test. Hasilnya, dia dinyatakan sehat dan negatif Covid-19," pungkas Zulham.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X