GM PT Adimulia Agrolestari Turut Beri Uang kepada Plt Sekdakab Kuansing

- Rabu, 19 Januari 2022 | 22:32 WIB
Suasana persidangan General Managar PT Adimulia Agrolestari, Sudarso (Dodi/HRC)
Suasana persidangan General Managar PT Adimulia Agrolestari, Sudarso (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Agusmandar hadir di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Rabu (19/1). Kehadiran Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi itu sebagai saksi untuk terdakwa Sudarso, General Managar PT Adimulia Agrolestari.

Sebelum memberikan kesaksian, sidang diawali dengan pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sudarso dihadapkan ke meja hijau karena diduga memberi suap kepada Bupati Kuansing nonaktif, Andi Putra dalam pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) sawit di kabupaten tersebut.

Dalam kesaksiannya terungkap kalau Agusmandar turut mencicipi uang dari PT AA. Agusmandar mengaku dirinya hadir dalam pertemuan yang digagas Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional/Agraria dan Tata Ruang Provinsi Riau, Syahrir di Hotel Prime Park, Pekanbaru pada 3 September 2021 lalu. Ketika itu, ia mewakili Andi Putra yang saat itu menjabat Bupati Kuansing.

Menurut Agusmandar, ketika itu rapat terkait ekspos perpanjangan HGU PT AA. Di rapat itu, hadir pejabat lintas instansi, termasuk BPN dan Panitia B.

Baca Juga: Demi Sukseskan Perayaan HPN, Ketua PWI Riau dan Panitia HPN Audiensi dengan Bupati Siak

Agusmandar menyebut, pemberian uang terjadi saat acara ekspos akan selesai. Dia menerima uang dari Sudarso di dekat restoran Hotel Prime Park. "Uang itu dimasukkan ke saku saya," ujar Agusmandar di hadapan majelis hakim yang diketuai Dahlan.

Agusmandar mengaku sudah mengembalikan uang yang diterimanya itu ke rekening penampungan (KPK). Pengembalian uang dilakukan saat Andi Putra ditetapkan sebagai tersangka suap pada 18 Oktober 2021. Meski begitu, Agusmandar tidak menyebutkan nominal uang yang diterimanya dari Sudarso.

Usai sidang, JPU dari KPK mengungkapkan kalau uang yang diberikan Sudarso ke Agusmandar sebesar Rp15 juta. Uang tersebut, kata JPU, telah dikembalikan Agusmandar.

Diketahui suap berawal karena PT AA ingin melanjutkan keberlangsungan usahanya dengan mengajukan perpanjangan HGU yang dimulai pada 2019 dan akan berakhir di tahun 2024.

Salah satu persyaratan untuk kembali memperpanjang HGU itu adalah dengan membangun kebun kemitraan minimal 20 persen dari HGU yang diajukan. Lokasi kebun kemitraan 20 persen milik PT AA yang dipersyaratkan terletak di Kabupaten Kampar dan seharusnya berada di Kuansing.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terlibat TPPU, Berkas Petinggi Fikasa Group Telah P-21

Rabu, 28 September 2022 | 14:38 WIB

Resmob Polres Inhil Tangkap Curanmor di Pasar Terapung

Selasa, 27 September 2022 | 16:24 WIB
X