Dua Lembaga Pemasyarakatan Kembali Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkoba

- Jumat, 14 Januari 2022 | 15:38 WIB
Ilustrasi tanaman ganja.
Ilustrasi tanaman ganja.

HALUANRIAU.CO, BANDAR LAMPUNG - Dalam sehari, dua Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika kedalam lapas. Barang haram itu didapat dari hasil penggeledahan titipan makanan.

Adapun Lapas yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba itu yakni Lapas Kelas I Bandar Lampung dan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung.

Penggagalan penyelundupan narkotika pertama dilakukan oleh Petugas P2U Lapas Kelas I Bandar Lampung, Pujatmiko, dia telah berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika yang diduga jenis ganja saat melakukan penggeledahan titipan makanan pada pukul 12.30 WIB, Kamis, (13/01) kemarin.

Dari informasi yang didapat dari pengakuan Putjamiko, narkotika yang diduga jenis ganja tersebut, diselundupkan pada makanan yang dibungkus lakban coklat didalam empat buah cumi sotong.

Baca Juga: Pansel Umumkan Seleksi Adminitrasi Calon PTP, 4 Orang Gugur 63 Peserta Memenuhi Syarat

Selanjutnya petugas P2U menyampaikan hasil temuan narkotika tersebut, kepada Kepala Keamanan untuk dilaporkan kepada Kepala Lapas Kelas I Bandar Lampung Maizar. Kemudian Kalapas I Bandar Lampung, langsung melakukan koordinasi dengan pihak Polres Bandar Lampung terkait penemuan tersebut.

"Setelah saya menerima laporan dari KPLP, saya langsung melihat sendiri temuannya dan segera melakukan koordinasi kepada pihak polres," ujar Maizar dalam keterangan tertulis yang diterima haluanriau.co, Jumat (14/1).

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak Satnarkoba Polres Bandar Lampung, barang tersebut diindikasikan sebagai narkotika jenis ganja seberat 281 gram," kata Maizar memungkasi.

Kemudian penggagalan penyelundupan narkotika juga berhasil dilakukan oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandung.

Narkotika yang berhasil diamankan petugas saat melakukan pengeledahan barang titipan yaitu jenis sabu dan 15 butir obat terlarang diduga Dumolid yang diselipkan ke dalam makanan ringan (snack) jenis kue kering dan olahan makanan jenis keong (tutut) oleh kurir atas nama Dede Sinda yang ditujukan kepada narapidana atas nama Tatang.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X