Berkas Perkara Dugaan Korupsi di RSUD Rokan Hulu Telah Berada di Pengadilan

- Jumat, 14 Januari 2022 | 12:10 WIB
Kasi Pidsus Kejari Rohul Doni Saputra melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor pada PN Pekanbaru
Kasi Pidsus Kejari Rohul Doni Saputra melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor pada PN Pekanbaru

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Jaksa Penuntut Umum melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi di RSUD Rokan Hulu ke Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru. Selanjutnya, JPU menunggu penetapan majelis hakim dan jadwal sidang perdana perkara tersebut.

Adapun perkara dimaksud adalah dugaan korupsi belanja oksigen dan gas di BLUD RSUD Rokan Hulu Tahun Anggaran (TA) 2018 dan 2019. Dalam perkara ini ditetapkan 4 orang tersangka, yaitu dr Faisal Harahap selaku Direktur RSUD Rokan Hulu tahun 2017, dr Novil Raykel selaku Direktur RSUD Rokan Hulu tahun 2018 hingga saat ini, Suratno selaku Direktur PT Bintang Bumi Sumatera (BBS), dan Adios Sucipto selaku Komisaris PT BBS dan selaku Direktur CV Sinar Bintang Gasindo (SBG).

Penyematan status tersangka tersebut dilakukan pada Jumat (17/12/2021) lalu, setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup. Selain itu, penyidik juga telah menerima Laporan Hasil Penghitungan Kerugian Keuangan Negera/Daerah dari pihak auditor sebesar Rp2.092.751.129.

Keempatnya disangkakan melakukan rasuah sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penyidik kemudian melakukan penahanan terhadap mereka selama 20 hari ke depan sejak penetapan tersangka. Sembari itu, penyidik melengkapi berkas perkara keempatnya.

Hasilnya, proses penyidikan dinyatakan rampung dengan telah dinyatakannya berkas perkara lengkap atau P-21. Selanjutnya, penyidik menyerahkan para tersangka dan barang bukti ke Tim JPU atau tahap II pada Kamis (13/1) kemarin.

Berselang satu hari, Tim JPU melimpahkan berkas perkara keempat tersangka ke Pengadilan Tipikor Pekanbaru. "Pada hari ini, Jumat (14/1) JPU melimpahkan berkas perkara Tindak Pidana Korupsi Belanja Oksigen dan Gas di BLUD RSUD Rokan Hulu TA 2018 dan 2019," ujar Kepala Kejari (Kajari) Rohul Pri Wijeksono melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Ari Supandi, Jumat siang.

Dikatakan Ari, pelimpahan berkas perkara dilakukan oleh Doni Saputra selaku Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Rohul. Berkas tersebut diterima oleh petugas di Kepaniteraan Tipikor PN Pekanbaru.

Dengan telah dilimpahkannya berkas perkara, Tim JPU selanjutnya akan akan menunggu turunnya penetapan majelis hakim yang akan memeriksa dan mengadili perkara tersebut. Majelis hakim tersebut nantinya yang akan menetapkan jadwal sidang perdana dengan agenda pembacaan surat dakwaan.

"Penetapan penahanan lanjutan kepada para tersangka tersebut untuk kemudian dapat dilakukan proses persidangan di Pengadilan Tipikor pada PN Pekanbaru," sebut Ari Supandi.

Halaman:

Editor: Dodi Ferdian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X