Massa Grebek Panti Pijat Plus-Plus Prostitusi Berkedok Refleksi, Satu Terapis Ditemukan Tampa Busana

- Kamis, 13 Januari 2022 | 20:06 WIB
Panti pijat plus-plus yang di grebek massa (@depok24jam)
Panti pijat plus-plus yang di grebek massa (@depok24jam)

HALUANRIAU.CO, DEPOK - Sebuah panti pijat refleksi yang diduga menjadi lokasi prostitusi membuat gempar usai digerebek warga. Beberapa orang sempat diamankan oleh warga, termasuk satu terapis yang tengah dalam keadaan telanjang.

Penggerebekan itu ditayangkan di akun Instagram @depok24jam_official dan viral di media sosial. Tampak dalam video yang beredar sejumlah warga masuk sambil menggebrak-gebrak penyekat kamar dari tripleks hingga menarik gorden berwarna biru.

Penggerebekan itu dibenarkan oleh Ketua RW 01 Sawangan Baru, Abdul Aziz. Dia menjelaskan aksi itu diawali informasi pemuda setempat soal panti pijat di lokasi yang dijadikan kedok prostitusi. Warga kemudian berpura-pura menjadi pelanggan.

"Buka MiChat. Muncul nama dan alamat Reflexi Aura," kata Azis.

Warga lantas melakukan penggerebekan di panti pijat tersebut pada Selasa (11/1) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu sejumlah warga berpura-pura melakukan transaksi.

Baca Juga: Usai Konsumsi Jajanan Bakso Bakar, 41 Orang di SDN 29 dan Warga Gunung Sarik, Keracunan

"Akhirnya pura-pura transaksi dan mendatangi lokasi pura-pura jadi tamu, langsung memvideokan kegiatan di dalam tempat tersebut tanpa diketahui siapa pun," jelas Azis.

Awalnya ada tujuh warga yang menggerebek tempat pijat plus-plus itu. Namun, karena lokasinya di pinggir jalan, hal itu mengundang warga lain untuk ikut saat proses penggerebekan.

Azis mengatakan warga menemukan ada terapis dalam keadaan telanjang di dalam bilik panti pijat.

Tak hanya itu, Azis mengungkap modus panti pijat plus-plus saat menerima tamu. Dia menyebut ketika kedatangan tamu, maka pihak panti pijat langsung mematikan lampu.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X