Penipuan Tawaran Proyek, Lurah Maharani Nonaktif Segera Disidang

- Selasa, 14 Desember 2021 | 17:50 WIB
Kantor Lurah Maharani
Kantor Lurah Maharani

Baca Juga: Jokowi Dorong Hukuman Kebiri untuk Herry Wirawan

Atas laporan itu, polisi melakukan serangkaian proses penyelidikan. Di antaranya memeriksa para saksi, pelapor, terlapor, dan mencari barang bukti. Lalu, pada Selasa (5/10) kemarin, Zulkifki memenuhi panggilan penyidik. Ia pun menjalani pemeriksaan. Saat itu dia masih berstatus saksi.

Setelah itu, penyidik melakukan gelar perkara. Status Zulkifli sebagai saksi pun dinaikkan menjadi tersangka.

Setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka, selanjutnya dilakukan upaya hukum penangkapan untuk penyidikan lebih lanjut terhadap perkaranya.

Dalam kasus ini, polisi turut menyita barang bukti. Di antaranya, 1 rangkap print out foto dokumen belanja jasa IT Jaringan Komputer yang dicap DPM-PTSP Kota Pekanbaru yang ditanda tangani PPTK atas nama Zulkifli.

Baca Juga: Pekanbaru Belum Bisa Gelar Vaksinasi untuk Anak-Anak

Lalu, 1 rangkap print out foto dokumen surat pesanan dan kwitansi (bukti telah dibayarkan) kepada PT Mitra Tsalsa Jaya, 13 lembar Surat Perintah Mulai Kerja(SPMK) dengan kop DPM-PTSP, 30 rangkap fotocopy Dokumen Ganti Uang berupa Surat Pesanan dan kwitansi.

Berikutnya, 9 lembar print out foto cek dari perusahaan yang diberikan kepada tersangka, 84 lembar invoice, dan 8 lembar print out rekening koran dari perusahaan.

Atas perbuatannya, Zulkifli dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau 372 KUHP.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cek Cok Perihal Harga, PSK di Tusuk Pengguna Jasa

Jumat, 19 Agustus 2022 | 16:55 WIB

Lagi Main Judi Remi, 2 IRT Sumbar Ditangkap

Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:34 WIB

Usai Diperiksa, Pemilik PT Duta Palma Group Sakit

Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:37 WIB
X