Lurah Maharani Nonaktif Segera Disidang, Ini Perkaranya

- Selasa, 14 Desember 2021 | 13:46 WIB
Kantor Lurah Maharani (@kelurahan_maharani_rumbai)
Kantor Lurah Maharani (@kelurahan_maharani_rumbai)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Dalam waktu dekat, perkara dugaan penipuan modus menawarkan proyek di dinas namun ternyata fiktif dengan tersangka Zulkifli akan disidangkan. Hal itu seiring dengan telah dilimpahkannya berkas perkara Lurah Maharani Kecamatan Rumbai Barat nonaktif itu ke pengadilan.

"Sudah dilimpahkan ke PN (Pengadilan Negeri Pekanbaru,red)," ujar Kepala Kejari (Kajari) Pekanbaru Teguh Wibowo saat dikonfirmasi melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Zulham Pardamean Pane, Selasa (14/12).

Pelimpahan berkas perkara itu dilakukan setelah Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) merampungkan penyusunan surat dakwaan. Dimana sebelumnya penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru telah melimpahkan penanganan perkara ke Jaksa.

"Minggu kemarin (berkas dilimpahkan ke pengadilan)," pungkas mantan Kasi Pidum Kejari Binjai, Sumatra Utara (Sumut) itu.

Baca Juga: Sempat Pura-Pura Gila, Mantan Camat Kampar Kiri Hilir Ditahan Terkait Dugaan Korupsi

Sementara itu dari informasi yang didapat, Zulkifli akan menjalani sidang perdana pada Kamis (16/12) mendatang. Agenda sidang tersebut adalah pembacaan surat dakwaan oleh JPU Pince Puspasari.

Diketahui, perbuatan tersangka Zulkifli itu bermula pada Selasa (19/1) lalu di Hotel Premiere Pekanbaru. Saat itu dia menawarkan pekerjaan melalui mekanisme Penunjukan Langsung (PL) dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Pekanbaru kepada seseorang bernama Tirta Buana.

Selanjutnya, Tirta Buana menyerahkan uang dalam bentuk cek dengan total Rp1,7 miliar lebih. Dari jumlah itu sudah dicairkan Rp1,3 miliar lebih.

Namun setelah dilakukan pengecekkan ke dinas tersebut, barulah diketahui bahwa pekerjaan tersebut tidak terdaftar atau fiktif. Tidak terima hal itu, korban akhirnya melapor ke Polresta Pekanbaru.

Atas laporan itu, polisi melakukan serangkaian proses penyelidikan. Di antaranya memeriksa para saksi, pelapor, terlapor, dan mencari barang bukti. Lalu, pada Selasa (5/10) kemarin, Zulkifki memenuhi panggilan penyidik. Ia pun menjalani pemeriksaan. Saat itu dia masih berstatus saksi.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X