Zinai Istri Napi hingga Hamil, Polisi Sumsel Bakal Dipecat

- Senin, 13 Desember 2021 | 16:00 WIB
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Toni Harmanto (Istimewa/Kompas)
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Toni Harmanto (Istimewa/Kompas)

HALUANRIAU.CO, SUMATERA SELATAN - Bripka IS (39) terancam dipecat. Anggota Polres Lahat itu tengah menjalani sidang disiplin di Propam Polda Sumatera Selatan (Sumsel) terkait dugaan perzinaan dengan istri seorang narapidana hingga hamil.

"Saya baru memastikan lagi dengan Kapolres, informasinya ada dugaan selingkuh (antara Bripka IS dan istri narapidana berinisial IN)," kata Kapolda Sumsel Irjen Toni Harmanto ketika dimintai konfirmasi wartawan di Polda Sumsel, Senin (13/12/2021) dikutip dari Detik.

Toni mengatakan dirinya telah mendapat penjelasan soal kasus ini. Dia menegaskan personel yang bermasalah bakal diberi sanksi tegas.

"Ceritanya nggak begitu ya. Saya sudah mendapat penjelasan, kejadiannya tidak seperti itu," kata Irjen Toni.

Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Jember, Tak Berpotensi Tsunami

"Tidak menutup kemungkinan, karena mungkin semua sudah tahu, sudah puluhan anggota yang bermasalah yang kita PTDH (Pemberhentian Tidak dengan Hormat)," sambungnya.

Sebelumnya, sidang disiplin terhadap Bripka IS digelar di Bid Propam Sumsel atas laporan seorang narapidana narkoba yang tidak terima istrinya dihamili IS. Pihak pelapor, FP, meminta IS dihukum.

"Ya kita minta Bripka IS dihukum seberat-beratnya atas perbuatannya," kata kuasa hukum pelapor FP, Feodor Novikov Denny, di Polda Sumsel, Senin (13/12).

Bripka IS dan istri FP, IN, diduga kenal sejak Juli 2021. IN disebut menuruti Bripka IS karena mendapat ancaman suaminya akan dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. Kasus ini dilaporkan pada Oktober 2021.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: detik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X