Korupsi Proyek Jalan di Bengkalis, KPK Jadwalkan Periksa 3 Saksi dan 2 Ahli Konstruksi untuk M Nasir

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:07 WIB
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri  |  Sumber : tvrinews.com
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri | Sumber : tvrinews.com


HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi untuk melengkapi berkas M Nasir dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri, Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2013-2015. Kali ini, penyidik memanggil 5 orang saksi, dua di antaranya adalah ahli konstruksi.

Saat rasuah terjadi, M Nasir menjabat selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bengkalis.

Adapun tiga saksi tersebut, Maunani Ismet selaku Direktur Utama (Dirut) PT Harapan Bunda Sejati, Bintang Bimono dan Aminudin Azis. Untuk dua nama yang disebutkan terakhir adalah karyawan PT Wijaya Karya (Persero) dengan jabatan masing-masing Surveyor dan Drafter.

Sementara dua saksi lainnya adalah ahli konstruksi. Mereka adalah Prof Dr Ir Iswandi dari LAPI Ganesha ITB, dan Ali Awaludin PhD dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Baca Juga: Hakim Minta JPU Hadirkan Saksi Verbalisan Sidang Kasus Pengruskaan di PT Langgam Harmoni

"Lima saksi diperiksa untuk tersangka MNS (M Nasir,red). Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri, Jumat (22/10).

M Nasir sendiri diketahui telah dilakukan penahanan. Dimana sebelumnya, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai itu terseret kasus korupsi proyek  Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, dan telah dinyatakan bersalah.

Sehari sebelumnya, lembaga antirasuah itu memeriksa 6 orang saksi dalam perkara yang sama. Yaitu, Jeffri Revli Sela, Operation Manager PT Wira Penta Kencana, Eryc Winarda, Direktur CV Riau Ananda, dan Edy Mulyono, Direktur PT Kawasan Dinamika Harmonitama.

Lalu, Efrinaldi, pemilik izin galian C No 545/D.P.E IUP/2011/52, Agus Lita Tokiman, Direktur PT Total Kinerja Mandiri atau mantan Direktur PT Kampar Utama Konstruksi, dan terakhir saksi Dwi Prokoso Mudo, Quantity Surveyor PT Wijaya Karya (Persero).

Baca Juga: Siang Ini Sekda Lantik Pejabat Eselon III dan IV Dilingkungan RSUD, RS Petala Bumi dan RS Jiwa

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polres Siak Tangkap Kakek Pengedar Sabu di Perawang

Kamis, 25 November 2021 | 20:46 WIB

Polda Riau Belum Tahan Dekan FISIP UNRI, Ini Alasannya

Selasa, 23 November 2021 | 12:52 WIB
X