Pasar Gelap, Ratusan Prenjak Jawa Tanpa Dokumen Disita

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:06 WIB
Petugas Balai Besar KSDA Riau lepas liarkan ratusan burung tanpa dokumen di kawasan konservasi di Riau (Foto: istimewa/BBKSDA Riau)
Petugas Balai Besar KSDA Riau lepas liarkan ratusan burung tanpa dokumen di kawasan konservasi di Riau (Foto: istimewa/BBKSDA Riau)

HALUANRIAU.CO, RIAU - Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (KSDA) Riau menyita hampir seribu ekor burung.

Burung-burung itu adalah dagangan ilegal tanpa dilengkapi dokumen yang ditangkap di Jalan Garuda Sakti, Kampar, Senin (11/10) lalu.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah III, MB Hutajulu menjelaskan penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat adanya transaksi pengangkutan burung tidak dilindungi tanpa dokumen di jalan Garuda Sakti Km 6.

"Mendapat informasi itu tentu kita langsung lakukan penyelidikan. Dan benar saja, setelah dipastikan kita langsung lakukan operesasi penangkapan," katanya.

Baca Juga: Intruksi Langsung dari Jokowi, Polda Metro Jaya Grebek Kantor Pinjol Ilegal

Saat itu, pihaknya berhasil mengamankan 24 kotak berisi 840 burung tanpa dilengkapi dokumen di lokasi kejadian. Selain barang bukti, petugas juga mengamankan seorang supir berinisial JM.

"Kita lalu melakukan pemeriksaan terhadap JM dan M yang merupakan supir travel," katanya dikutip dari Mediacenter.riau.go.id.

Dalam 24 kotak itu, petugas mendapati 3 jenis burung. Yakni prenjak Jawa 525 ekor,  gelatik kelabu 280 ekor, dan  cinenen kelabu 35 ekor.

Diterangkan Plh Kepala Balai Besar KSDA Riau, Hartono satwa tersebut bukan satwa yang diindungi. Namun, lantaran dalam pengangkutannya tidak disertai dokumen resmi, maka wajib disita oleh negara untuk dikembalikan ke habitatnya.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SIM Swap: Modus Kejahatan Teknologi Terbaru

Rabu, 27 Oktober 2021 | 15:40 WIB

Asyik Main Judi Song, 4 Warga Perawang Diborgol Polisi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:56 WIB
X