Belasan Saksi Dugaan Korupsi di Bank BUMD Cabang Bangkinang Telah Diperiksa, Termasuk Pindiv Hukum

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:26 WIB
Ilustrasi Korupsi (Foto: Sajinka 2 dari Pixabay)
Ilustrasi Korupsi (Foto: Sajinka 2 dari Pixabay)

Berdasarkan informasi, pembelian lahan sawit tersebut, melalui kredit di BRK. Yang mana, prosesnya berkaitan dengan Koperasi Majapahit yang berada di kabupaten tersebut.

Sebelumnya nama Bank ini juga terseret-seret dalam persoalan yang diusut aparat penegak hukum. Teranyar, kasus tindak pidana perbankan di Cabang Rokan Hulu. Perkara itu ditangani Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau.

Baca Juga: Megawati Resmi Jabat Dewan Pengarah BRIN

Dana miliaran rupiah milik nasabah berhasil dicuri oleh dua oknum pegawai bank tersebut. Uang hasil kejahatan itu digunakan untuk kepentingan pribadinya.

Adapun para tersangka yakni seorang perempuan berinisial NH (37) selaku mantan teller bank. Lalu, AS (42) mantan Head Teller atau Pemimpin Seksi (Pimsi) Pelayanan. Mereka menguras uang nasabah dengan rinciannya yakni Rosmaniar sebesar Rp1.215.303.076, Hothasari Nasution sebesar Rp133.050.000, dan Hasimah Rp41.995.000.

Tidak hanya itu, Polda Riau juga ada mengusut dugaan penyimpangan di tubuh BRK. Bahkan sejumlah pegawai di sana telah menjalani penahanan.

Adapun pejabat dimaksud, di antaranya tiga pimpinan cabang di Provinsi Riau. Yaitu, Meyjefri selaku Pincab Tembilahan, Jefrizal selaku Pincab Taluk Kuantan, dan Nurcahya Agung Nugraha selaku Pincab Pembantu Baganbatu.

Berkas perkara ketiganya telah dinyatakan lengkap atau P-21. Ketiganya juga menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polres Siak Tangkap Kakek Pengedar Sabu di Perawang

Kamis, 25 November 2021 | 20:46 WIB
X