Belasan Saksi Dugaan Korupsi di Bank BUMD Cabang Bangkinang Telah Diperiksa, Termasuk Pindiv Hukum

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:26 WIB
Ilustrasi Korupsi (Foto: Sajinka 2 dari Pixabay)
Ilustrasi Korupsi (Foto: Sajinka 2 dari Pixabay)


HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Jaksa pada Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Kampar telah merampungkan pemeriksaan saksi-saksi perkara dugaan korupsi di Bank Daerah Cabang Bangkinang. Dari belasan saksi yang diperiksa, terdapat nama Fajar Restu Febriansyah, Pimpinan Divisi Hukum Bank BUMD di Riau.

Adapun perkara yang tengah diusut itu adalah dugaan korupsi pemberian fasilitas kredit oleh salah satu Bank BUMD Cabang Bangkinang dalam pembelian lahan sawit di Desa Siabu, Kecamatan Salo, Kampar. Pengusutan perkara itu masih dalam penyelidikan.

Dalam tahap ini, Jaksa berupaya mencari peristiwa pidana dalam perkara itu. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan dalam rangka pengumpulan alat bukti.

Baca Juga: Tak Jerah Usai Ditertibkan, Aksi Penambang Emas Tanpa Izin Masih Tetap Berlanjut

"Untuk pihak yang dimintai keterangan jumlahnya masih sama (sekitar 15 orang)," ujar Kepala Kejari (Kajari) Kampar Arif Budiman melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Silfanus Rotua Simanulang, Rabu (13/10).

Belasan saksi itu berasal dari pihak bank maupun kreditur. Salah satunya adalah Fajar Restu Febriansyah. Saat dugaan rasuah terjadi, bakal calon Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK itu, menjabat selaku Kepala Cabang (Kacab) Bangkinang.

"Termasuk Kacab sebelumnya, iya," sebut mantan Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (PB3R) Kejari Pelalawan itu.

Mengingat telah rampungnya pemeriksaan saksi-saksi, saat ini Tim Jaksa Penyelidik tengah menyusun laporan. Selanjutnya akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya.

Baca Juga: Anime Deep Insanity : The Lost Child atau Fukai kyōki: Ushinawareta kodomo telah tayang di Anime Ani-One Asia

"Kami menunggu hasil laporan dari tim (penyelidik). Selanjutnya, kami lakukan gelar (perkara)," pungkas Silfanus.

Untuk diketahui, lahan sawit yang menjadi permasalahan itu berada di Desa Siabu, Kecamatan Salo, Kampar.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SIM Swap: Modus Kejahatan Teknologi Terbaru

Rabu, 27 Oktober 2021 | 15:40 WIB

Asyik Main Judi Song, 4 Warga Perawang Diborgol Polisi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:56 WIB
X