Lanjutan Sidang PT Langgam Harmoni, Saksi: dengan Bukti Transfer Uang KOPSA-M Bisa Dimintai Pertanggungjawaban

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 14:00 WIB
 (Istimewa/HR Amri)
(Istimewa/HR Amri)


HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Jaksa Penuntut Umum membacakan tanggapan saksi ahli hukum pidana Dr. Muhammad Nurul Huda, SH. MH. dalam sidang lanjutan kasus pengrusakan di PT Langgam Harmuni di Desa Pangkalan Baru, Siak Hulu, Kampar.

Karena berhalangan hadir, tanggapan saksi ahli yang sudah disumpah dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum Satrio Aji Wibowo.

Ahli  dalam pendapatnya menyampaikan berdaskan kronologis sesuai yang diketahui oleh penyidik dengan hasil penyelidikan bahwa telah terjadi perbuatan pidana pengrusakan terhadap barang orang lain yaitu milik PT Langgam Harmoni, merupakan suatu perbuatan tindak pidana.

Ahli megatakan pendapatnya berdaskan kronologis sesuai yang diketahui oleh penyidik dengan hasil penyelidikan bahwa telah terjadi perbuatan pidana pengrusakan terhadap barang orang lain yaitu milik PT Langgam Harmoni, menurut dia hal itu merupakan tindak pidana.

Baca Juga: Tips untuk Menghindari Penipuan Online Shop via Instagram

"Ahli berpendapat bahwa terjadi perbuatan pidana yaitu dengan adanya terdakwa Hendra Sakti bersama 300 orang. Melakukan pengusiran terhadap karyawan serta terdapat adanya beberapa barang milik karyawan yang hilang," ujar Satrio Aji saat mebacakan tanggapan saksi ahli dalam sidang yang beragendakan keterangan saksi di Pengadilan Negeri (PN)  Bangkinang, Rabu (6/10) kemarin malam.

"Hendra Sakti bersama 300 orang melakukan perbuatan pidana mengumpulkan kunci seluruh karyawan dengan menyatakan akan beryanggung jawab terhadap barang yang ditinggalkan. Setelaha semua karyawan keluar dari perumahan Hendra Sakti melakukan pengrusakan terhadap beberapa perumahan dengan cara merusak pintu dan bagian dalam rumah karyawan PT Langgam Harmoni," kata JPU didepan Majelis Hakim yang diketuai Ferdi, sedang Hendra Sakti mengikuti jalannya persidang secara online di Rutan Polres Kampar dan Penasehat Hukum berada ditempatnya.

Atas kejadian itu mengakibatkan banyak pintu jendela dan perabotan milik karyawan PT Langgam Harmoni mengalami rusak dan tidak dapat dipergunakan.

Selain melakukan pengrusakan, menurut ahli Hendra Sakti juga bisah dituduh melakukan pengancaman dengan meminta penyerahan barang berupa kunci dari perumahan langgam harmoni. Hendra sakti dan kawan-kawan juga bisa dituduh dengan melakukan pencurian dan memasuki pekarangan orang lain tanpa izin.

Baca Juga: Elektabilitas Parpol: PDIP, Gerindra, Demokrat, dan Golkar Sangat Kompetitif

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terlibat TPPU, Berkas Petinggi Fikasa Group Telah P-21

Rabu, 28 September 2022 | 14:38 WIB

Resmob Polres Inhil Tangkap Curanmor di Pasar Terapung

Selasa, 27 September 2022 | 16:24 WIB
X