KPK Abaikan Alasan Isolasi Mandiri Azis Syamsudin yang Akhirnya Dijemput Paksa dan Ditahan

- Sabtu, 25 September 2021 | 15:23 WIB
Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin harus dijemput KPK karena mangkir dari pemanggilan setelah ditetapkan sebagai tersangka. Kemudian dilakukan penahanan. (mandalapos.com)
Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin harus dijemput KPK karena mangkir dari pemanggilan setelah ditetapkan sebagai tersangka. Kemudian dilakukan penahanan. (mandalapos.com)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Wakil ketua DPR RI, Azis Syamsudin akhirnya harus dijemput paksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Azis Syamsudin semulanya beralasan ketidak hadirannya pada Jumat (24/9/2021) sesuai panggilan KPK karena sedang melakukan isolasi mandiri dan meminta tanggal pemanggilan diundur.

"Mengingat yang bersangkutan meminta penundaan pemanggilan dan pemeriksaan hari ini karena mengaku sedang menjalani isoman sebab sempat berinteraksi dengan seseorang yang dinyatakan positif COVID-19, maka KPK mengkonfirmasi dan melakukan pengecekan kesehatan yang bersangkutan yang dilakukan oleh tim penyidik dengan melibatkan petugas medis," ujar Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi persnya seperti dilansir dari detikcom, Sabtu (25/9/2021).

Saat dijemput dikediaman pribadinya yang berada di Jakarta Selatan, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata Azis negatif Covid-19.

Akhirnya Azis Syamsuddin yang menggunakan baju batik coklat digiring ke gedung Merah Putih KPK untuk ditahan.

"Pengecekan kesehatan terhadap AZ (Azis) berlangsung di rumah pribadinya dengan hasil ternyata menunjukkan nonreaktif COVID-19 sehingga bisa dilakukan pemeriksaan oleh KPK," kata Firli.

"Dalam perkara ini, tim penyidik yang dipimpin oleh Direktur Penyidikan melakukan upaya paksa penangkapan terhadap AZ dengan langsung mendatangi rumah kediamannya yang berada di Jakarta Selatan," tambahnya.

Baca juga: https://riau.harianhaluan.com/hukrim/pr-111270325/kpk-tetapkan-wakil-ketua-dpr-ri-azis-syamsudin-tersangka-ini-kasus-dan-kekayaannya

Kemudian azis Syamsudin ditetapkan sebagai tersangka secara resmi oleh penyidik KPK setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan terlebih dahulu.

Disebutkan Firli, mulai dari jemput paksa hingga penahanan dilakukan dengan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Sumber: detik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Usai Diperiksa, Pemilik PT Duta Palma Group Sakit

Kamis, 18 Agustus 2022 | 15:37 WIB
X