Buron 12 Tahun, Maling Uang Rakyat di Garut Diringkus Usai Rugikan Negara Rp 600 Juta

- Jumat, 17 September 2021 | 12:12 WIB
Kajari Garut, Dr. Neva Sari Susanti, S.H., M.Hum. didampingi Kasi Intelejen, Slamet Hariyadi, SH, dan Kasi Pidsus Kejari Garut, Denny Marincka Pratama, SH.MH, memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kantor Kejari Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis 16 September 2021 malam  | Sumber: galamedia /Agus Somantri (Agus Somantri)
Kajari Garut, Dr. Neva Sari Susanti, S.H., M.Hum. didampingi Kasi Intelejen, Slamet Hariyadi, SH, dan Kasi Pidsus Kejari Garut, Denny Marincka Pratama, SH.MH, memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kantor Kejari Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis 16 September 2021 malam | Sumber: galamedia /Agus Somantri (Agus Somantri)

Baca Juga: Tito Karnavian Usulkan Pemilu 2024 Diundur, Berikut Alasannya

Neva menyampaikan, kasus tersebut menjerat Tohidi, pemborong yang memenangi proyek pengembangan tempat pelelangan ikan tahun 2005 di pantai selatan Garut.

Proyek Rp1,1 miliar lebih itu, kata dia, dalam pengerjaannya tidak sesuai, begitu juga pemborong yang tidak melaksanakan kewajiban selama masa pemeliharaan proyek.

"Pengerjaannya tidak sesuai, spesifikasi tidak sesuai, kemudian saat ada waktu pemeliharaan tidak dikerjakan dengan baik dan tidak diselesaikan tepat waktu," katanya.

Tohidi merupakan orang kedua yang ditangkap tim Tangkap Buron Kejari Garut. Sepekan lalu Kejari menangkap mantan anggota DPRD Garut yang sudah jadi buronan 13 tahun terkait kasus korupsi APBD.***

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X