Dinilai Bersalah Lakukan KDRT, Ketua KUD di Kampar Dituntut 1,5 Tahun Penjara

- Selasa, 14 September 2021 | 19:03 WIB
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Satrio Aji Wibowo bacakan tuntutan terhadat terdakwa Hermayalis di Kantor Kejaksaan Negeri Kampar. (haluanriau.co/Amri)
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Satrio Aji Wibowo bacakan tuntutan terhadat terdakwa Hermayalis di Kantor Kejaksaan Negeri Kampar. (haluanriau.co/Amri)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Kampar menuntut Hermayalis pidana penjara selama 1,5 tahun. Menurut Jaksa, Ketua Koperasi Unit Desa Iyo Basamo, Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kampar itu dinilai bersalah melakukan kekerasan dalam rumah tangga.

"Menyatakan terdakwa Hermayalis bersalah melakukan tindak pidana yang melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga," ujar JPU, Satrio Aji Wibowo dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bangkinang secara virtual, Selasa (14/9/2021).

Menurut Jaksa, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 44 ayat (1) Undang-undang (UU) RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Hal itu sebagaimana tertuang dalam dakwaan tunggal JPU.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Hermayalis dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 6 enam bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa ditahan," kata Jaksa pada sidang yang dipimpin majelis hakim yang diketuai Ferdi.

Baca Juga: Langgar Prokes, 25 Warga Diberi Sanksi oleh Polsek Peranap

Sebelum menjatuhkan tuntutan pidana, Jaksa menyampaikan hal yang memberatkan dan meringankan. Adapun hal yang memberatkan, terdakwa sudah pernah dihukum dan tidak mengakui perbuatannya. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa selama persidangan berlaku sopan.

Menanggapi tuntutan tersebut, terdakwa Hermayalis bersama Penasihat Hukumnya akan mengajukan pledoi. Nota pembelaan itu akan disampaikan pada persidangan berikutnya.

"Kami akan mengajukan pledoi yang mulia," singkat PH terdakwa Hermayalis.

Pada sidang sebelumnya, majelis hakim memberikan keistimewaan terhadap terdakwa Hermayalis dengan status tahanan kota. Padahal sebelumnya, yang bersangkutan merupakan tahanan rutan.

Baca Juga: Kejari Pekanbaru Tarik Dua Mobil Dinas Jenis Sedan yang Dikuasai Mantan Pejabat Pemko

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Anak Lelaki 13 Tahun Dicabuli, Diancam Senjata Tajam

Jumat, 10 September 2021 | 18:32 WIB
X