Ketua Koperasi Iyo Basamo Didakwa KDRT, Hakim Tetapkan Terdakwa Hermayalis sebagai Tahanan Kota

- Selasa, 7 September 2021 | 23:44 WIB
Suasana Persidangan Ketua Koperasi Iyo Basamo terkait Dakwaan KDRT (Amri/HRC)
Suasana Persidangan Ketua Koperasi Iyo Basamo terkait Dakwaan KDRT (Amri/HRC)

"Saya melihat Hermayalis mencekik Ibu Idariyani dengan tangan kanannya sambil berusaha mengambil handphonenya. Ia minta tolong kepada adiknya untuk mengambil hanphone Ibu Idariyani. Saat itu Ibu Idariyani terjatuh dan Hermayalis menindih perutnya kemudian HP-nya berhasil diambil adiknya Hermanyalis," beber Diko seraya mengatakan jika HP tersebut selanjutnya diminta untuk dibuang ke sungai.

Tidak sampai disitu, Ijon yang merupakan adik ipar Idariyani itu, dari pengakuan Diko, juga turut mencekik Idariyani.

"Ijon mencekik Ibu Idariyani pertama saat berdiri. Kemudian saat terjatuh ia juga kembali mencekik Ibu Idariyani dengan posisi saat itu ijon menindih perutnya," terangnya.

Kemudian sidang dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi A de Charge atau yang meringankan. Setelah itu, majelis hakim menetapkan terdakwa Hermayalis sebagai tahanan kota.

"Menetapkan, mengalihkan penahanan atas diri terdakwa Hermayalis dari tahanan rutan menjadi tahanan kota terhitung sejak tanggal 7 September 2021 sampai dengan tanggal 7 November 2021," kata Hakim Ketua Fredi.

"Memerintahkan terdakwa untuk melaksanakan persyaratan sebagaimana dalam pernyataan jaminan tersebut," lanjut Hakim memungkasi.

Atas penetapan itu, JPU Andy Situmorang mengatakan akan melaksanakan penetapan hakim tersebut.

"Kami akan melaksanakan penetapan hakim," kata Andy Situmorang usai persidangan. (Amri)

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Terkini

X