Kaget Dipanggil KPK, Anggota Dewan Kepri Berdalih Khawatir Salah Alamat

- Senin, 6 September 2021 | 08:28 WIB
Ilustrasi  |  Sumber : kpk.go.id
Ilustrasi | Sumber : kpk.go.id

HALUANRIAU.CO, KEPRI - Berita dugaan kasus korupsi kembali menerpa anggota dewan. Kali ini dugaan korupsi tersebut muncul Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Bobby Jayanto.

Bobby Jayanto diduga melakukan tindak pidana korupsi cukai rokok dan minuman beralkohol.

Menanggapi dugaan tersebut, Bobby mengaku khawatir dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK salah alamat kepadanya lantaran nama Bobby menurut dia banyak.

Baca Juga: Saipul Jamil Muncul di TV, KPAI Himbau Jangan Ditonton karena akan Psikologis Korban Terpukul

Sebelumnya, pada tahun 2016-2018 Bobby Jayanto telah diperiksa dalam dugaan korupsi Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan.

"Saya khawatir salah orang, mungkin Bobby, tetapi bukan saya. Nama Bobby itukan banyak," kata Bobby di Tanjungpinang.

Hal ini bermula dari kasus Bupati Bintan Apri Sujadi yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Baca Juga: Seruan Boikot Saipul Jamil Jamil di Televisi, Petisinya Sudah Ditandatangani 300 Ribu Orang, Mau Ikut?

Buntut penangkapan Bupati Bintan tersebut, Bobby mengaku mendapatkan surat pemanggilan untuk pemeriksaan pada Jumat 3 September 2021 lalu pukul 10.00 WIB.

Namun Bobby mengatakan dia tidak bisa memenuhi pemanggilan tersebut lantaran baru tahu informasi pemanggilan itu Sabtu 4 September 2021 pukul 13.00 WIB.

"Saya baru dapat informasi dari staf di komisi DPRD Kepri tadi pukul 13.00 WIB. Jadi tidak bisa memenuhi surat pemeriksaan tersebut," ujarnya. Berita ini dikutip dari pikiran-rakyat.com dengan judul Kaget Dipanggil KPK, Anggota Dewan Riau Berdalih Namanya Banyak dan Khawatir Salah Alamat.

Baca Juga: Alami Penurunan Kasus Hingga Tiga Kali, PPKM di Pekanbaru Bakal Turun ke Level III

Bobby justru mendapat informasi bahwa dirinya diperiksa sebagai saksi dalam kasus itu melalui berita di sejumlah media siber.

"Agak kaget tadi baca berita itu. Hampir semua berita, isinya sama," ucapnya dilaporkan Antara.

Bobby menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berbisnis dengan Apri Sujadi maupun pengusaha rokok dan minuman beralkohol di kawasan perdagangan bebas di Bintan. Ia juga tidak mengenal pengusaha rokok maupun minuman beralkohol sehingga agak terganggu ketika dikaitkan dengan kasus korupsi tersebut.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Asyik Main Judi Song, 4 Warga Perawang Diborgol Polisi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:56 WIB

Kuansing Heboh, Benarkah Ada OTT KPK, Lalu Siapa

Senin, 18 Oktober 2021 | 23:11 WIB
X