Kasus Pelecehan Seksual di KPI, Komnas HAM: Dengar Keterangan Korban yang Paling Penting

- Jumat, 3 September 2021 | 15:38 WIB
Ilustrasi korban pelecehan seksual dan perundungan. (Pixabay/Wokandapix)
Ilustrasi korban pelecehan seksual dan perundungan. (Pixabay/Wokandapix)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Guna rasa nyaman korban pelecehan seksual seorang pegawai KPI tersebut, Komnas HAM membuka peluang untuk menjemput MS.

Komisioner KPI, Beka Ulung menyampaikan pihaknya akan mendengarkan dan mengikuti kemauan korban demi rasa nyaman korban.

Sebab itu, ia mengatakan kalaupun korban membutuhkan tempat selain di Komnas HAM untuk mencurahkan pengalamannya sebagai terduga korban perundungan dan pelecehan seksual, maka pihaknya akan datang ke lokasi di mana yang ia merasa merasa nyaman.

"Misal begini, kalau butuh tempat bukan di komnas kami bisa datang," ujarnya Jumat (3/9/2021).

"Kemudian kalau mau soal ada penjemputan untuk keamanan dan sebagainya itu kita sediakan," imbuh Beka.

Baca Juga: Para Terduga Pelaku Pelecehan Seksual Sesama Pegawai Masih Aktif Bekerja di KPI

Beka menuturkan Komnas HAM juga akan berusaha memperjuangkan keadilan bagi korban, termasuk kepastian dan proses hukumnya.

"Pasal-pasal seperti apa sampai kemudian proses pengadilan yang adil dan juga adil kepada korban," ucapnya.

Terkait mengapa Komnas HAM berusaha dan sejauh ini membantu korban, Beka menyampaikan dua alasan inti.

"Kenapa Komnas HAM saat ini menangani kembali? karena kami melihat ada dugaan pembiaran dan korban tidak ditangani dengan baik," katanya.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Melawan Saat Ditangkap, Kurir Sabu Ditembak Polisi

Kamis, 9 Desember 2021 | 11:03 WIB

Bocah-Bocah Begal di Pekanbaru Ditangkap Polisi

Rabu, 8 Desember 2021 | 19:16 WIB

Anak Anggota Dewan Jadi Tersangka Kasus Pemerkosaan

Jumat, 3 Desember 2021 | 15:40 WIB
X