Gempa 7.8 SR Guncang Turkiye Selatan, 8 Orang Meninggal Dunia

- Senin, 6 Februari 2023 | 11:31 WIB
Potret keadaan Turki pasca gempa M 7.8 (West Observer)
Potret keadaan Turki pasca gempa M 7.8 (West Observer)

HALUANRIAU.CO, TURKIYE - Gempa bumi berkekuatan 7.8 SR mengguncang sekitar Kota Kahramanmaras, Turkiye pada Senin pukul 04.17 dini hari waktu setempat.

Gempa tersebut berdampak kepada 10 provinsi yang ada di Turkiye dan negara Suriah bagian utara. Gempa tersebut juga terasa hingga Lebanon, Yordania, hingga Palestina dan Israel.

Dilansir dari West Observer, sebuah video memperlihatkan bangunan runtuh dan beberapa penduduk terjebak didalamnya.

Untuk korban jiwa sendiri menurut media tersebut, total 8 orang meninggal dunia yang terdiri dari 5 orang di Provinsi Osmaniye dan 3 orang di Provinsi Malatya.

Terkhusus di Provinsi Malatya, menurut Gubernurnya sendiri, sebanyak 100 orang mengalami luka-luka dan 130 bangunan hancur.

Kantor berita Anadolu, Turkiye sendiri tidak asing dengan bencana gempa bumi. Negara tersebut berada di atas Lempeng Anatolia. Lempeng tersebut bergerak secara perlahan-lahan berputar berlawanan arah jarum jam dan bergeser ke barat.

Menurut penelitian dari Universitas Columbia, lempeng tersebut bergerak sekitar 1 inci setiap tahunnya. Tegangan terpendam yang disebabkan oleh tumbukan dengan lempeng tetangga dapat mengakibatkan gempa yang sering terjadi. Lempeng Anatolia terletak di dekat Lempeng Eurasia, Lempeng Arab, Lempeng Afrika dan Lempeng Aegean.

Menteri Dalam Negeri Turkiye, Suleyman Soylu mengungkapkan bahwa pemerintahannya telah memasang alaram keempat tanda pihaknya meminta bantuan dari dunia internasional.

“Ada peringatan yang datang dari banyak tempat,” katanya, seraya menambahkan bahwa tim SAR telah dikerahkan ke daerah yang terkena dampak.

“Kami telah memasang alarm tingkat keempat,” katanya, seraya menambahkan bahwa penunjukan itu termasuk permintaan bantuan internasional.

Disisi lain, Presiden Turkiye, Recep Tayyip Erdogan melalui media sosial Twitternya mengatakan bahwa pihaknya berharap negara yang wilayahnya terbentang dari Semenanjung Anatolia di Asia Barat Laut hingga daerah Balkan di Eropa Tenggara tersebut dapat melewati bencana tersebut dengan baik.

"Tim pencarian dan penyelamatan kami segera dikirim," cuit Erdogan dalam bahasa Turki sekitar pukul 05.30 waktu setempat.

“Kami berharap dapat melewati bencana ini bersama secepat mungkin,” tambah Erdogan.

Baca Juga: BRKS Sertifikasi Kompetensi Nazhir Wakaf, Bagi Direksi hingga Pejabat Eksekutif

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: West Observer

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mulai 1 Maret, Hong Kong Bebas Masker

Selasa, 28 Februari 2023 | 11:25 WIB

Presiden China Xi Jinping Ketar-ketir Jelang Imlek

Jumat, 20 Januari 2023 | 14:09 WIB
X