Kasino dan Resort-Hotel Milik China di Laos Sekap 700 Pekerja Migran Malaysia

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 15:10 WIB
Ilustrasi penyekapan (Pixabay)
Ilustrasi penyekapan (Pixabay)

HALUANRIAU.CO, MALAYSIA - Sebanyak 700 pekerja migran asal Malaysia kini tengah disekap di Laos.

700 orang tersebut dijadikan subjek kekerasan oleh pihak manajemen tempat mereka bekerja dan mereka meminta tebusan besar jika ingin pekerja tersebut bebas.

Dikutip dari Radio Free Asia (RFA), mereka yang ditahan tersebut merupakan korban dari penipuan lowongan pekerjaan yang didapatkan secara virtual.

Para korban dijanjikan bekerja di Segitiga Emas, Zona Ekonomi Khusus (SEZ), di Provinsi Bokeo, Laos.

"Saya melihat banyak pekerja Malaysia bekerja di SEZ," kata salah satu pekerja Laos di zona Segitiga Emas kepada RFA yang dikutip dari detik, Rabu (5/10/2022).

Pekerja tersebut menyebutkan bahwa, tidak hanya orang dari Malaysia saja yang bekerja di daerah tersebut, namun juga orang-orang dari Vietnam dan Myanmar juga berada di sana.

"Sebenarnya, saya melihat banyak orang di sini berasal dari berbagai negara, termasuk Vietnam, Myanmar, dan Malaysia. Mereka bekerja di berbagai bidang, tetapi kebanyakan dari mereka yang bekerja di Segitiga Emas bekerja secara virtual sebagai penipu," lanjutnya.

Klik di sini untuk mendapatkan voucher Pegadaian

Beberapa orang Laos juga menurutkan bahwa sulit untuk bisa kabur dari SEZ tersebut dan mendapatkan perlindungan dari kekerasan yang dialami oleh para pekerja asing.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: detik, RFA

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesawat Tabrak Kabel Sutet, Washington Padam

Senin, 28 November 2022 | 16:21 WIB

PM Malaysia Tolak Pake Mobil Dinas

Senin, 28 November 2022 | 14:36 WIB

China 'Memanas', Pendemo Tuntut Xi Jinping Mundur

Senin, 28 November 2022 | 14:06 WIB

Anwar Ibrahim: Saya Memilih Untuk Tidak Menerima Gaji

Jumat, 25 November 2022 | 13:04 WIB

Gempa M 7,0 Guncang Kepulauan Solomon

Selasa, 22 November 2022 | 15:54 WIB

Geram ke PBB, Korut: Boneka AS!

Senin, 21 November 2022 | 16:53 WIB

Muhyiddin Pede Kembali Bakal Jadi PM Malaysia

Senin, 21 November 2022 | 16:34 WIB

Donald Trump Resmi Maju Pilpres AS 2024

Rabu, 16 November 2022 | 12:50 WIB
X