Rudal Korea Utara Terbang Melintasi Jepang

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:09 WIB
Korea Utara meluncurkan rudal yang melintasi Jepang. (voaindonesia.com)
Korea Utara meluncurkan rudal yang melintasi Jepang. (voaindonesia.com)

HALUANRIAU.CO, JEPANG - Rudal milik korea utara di laporkan terbang di atas timur laut jepang pada hari, Selasa (4/10/2022), hal ini pun memicu evakuasi di jepang yang sebelumnya jarang terjadi, sistem peringatan rudal jepang itu di aktifkan pada sekitar pukul 07-00 lewat 29 menit pagi ini, lalu sekitar 30 menit kemudian, Kantor Perdana Menteri Jepang menulis pernyataan, bahwa proyek yang di duga rudal balistik Korea Utara kemungkinan telah terbang di atas langit negeri sakura tersebut.

Rudal tersebut juga menyebabkan akitivitas langkah sistem J-Alert muncul di tv nasional NHK dan menyebabkan penduduk di utara serta timur laut Jepang langsung mencari perlindungan. Sementara itu, dari laporan terakhir, Pemerintah Jepang menyatakan rudal korea tersebut jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang,

Selain itu, penjaga pantai Jepang juga menyatakan bahwa rudal Korea Utara di perkirakan mendarat di laut dan pihak terkait telah memperingatkan kapal-kapal untuk tidak mendekati benda yang jatuh ke laut.

“Kami sedang menganalisi detail tetapi rudal melewati wilayah Tohoku, Jepang (timur laut, red) kemudian jatuh di pasifik di luar zona ekonomi eksklusif  Jepang," ucap Hirokazu Matsuno yang di lansir dari Kompas.

Klik di sini untuk mendapatkan voucher Pegadaian

Tidak ada kerusakan atau korban luka dalam peluncuran rudal itu namun di sisi lain, Pemerintah Jepang juga sangat mengecam tindakan Korut tersebut.

Menurut Matsuno, rudal tersebut terbang di luar atmosfer ketika melewati Jepang, akan tetapi yang jelas menyusahkan bagi publik Jepang untuk menerima peringatan tetang kemungkinan rudal Korea Utara yang masuk kenegaranya.

“Serangkaian tindakan Korea Utara, termasuk peluncuran rudal balistiknya yang berulang, mengancam perdamaian dan keamanan, kawasan, dan komunitas internasional, serta menimbulkan tentang serius bagi seluruh komunitas internasional, termasuk Jepang sendiri," ucap Matsuno yang dikutip dari DW.

(Dimas/HRC-MaG)

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: Kompas, DW

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesawat Tabrak Kabel Sutet, Washington Padam

Senin, 28 November 2022 | 16:21 WIB

PM Malaysia Tolak Pake Mobil Dinas

Senin, 28 November 2022 | 14:36 WIB

China 'Memanas', Pendemo Tuntut Xi Jinping Mundur

Senin, 28 November 2022 | 14:06 WIB

Anwar Ibrahim: Saya Memilih Untuk Tidak Menerima Gaji

Jumat, 25 November 2022 | 13:04 WIB

Gempa M 7,0 Guncang Kepulauan Solomon

Selasa, 22 November 2022 | 15:54 WIB

Geram ke PBB, Korut: Boneka AS!

Senin, 21 November 2022 | 16:53 WIB

Muhyiddin Pede Kembali Bakal Jadi PM Malaysia

Senin, 21 November 2022 | 16:34 WIB

Donald Trump Resmi Maju Pilpres AS 2024

Rabu, 16 November 2022 | 12:50 WIB
X