Banjir Pakistan Tewaskan Hampir 1000 Orang

- Minggu, 28 Agustus 2022 | 19:30 WIB
 Tangkapan Layar YouTube.com. Pemerintah Pakistan mengumumkan keadaan darurat nasional pasca banjir yang telah menewaskan hampir mencapai 1.000 orang dan 30 juta terkena dampak parah. (YouTube.com @Aljazeera)
Tangkapan Layar YouTube.com. Pemerintah Pakistan mengumumkan keadaan darurat nasional pasca banjir yang telah menewaskan hampir mencapai 1.000 orang dan 30 juta terkena dampak parah. (YouTube.com @Aljazeera)

HALUANRIAU.CO, PAKISTAN - Banjir bandang yang dipicu oleh hujan lebat melanda sebagian besar wilayah negara Pakistan sejak, pertengahan Juni 2022 lalu.

Dikutip dari Time, seorang penjabat Pakistan menyebutkan bahwa hampir 1000 orang tewas dan melukai serta ribuan orang mengungsi.

Jumlah korban tewas tersebut didapatkan setelah PM Pakistan, Shahbaz Sharif meminta bantuan internasional dalam menanggulangi kerusakan akibat banjir yang mematikan di negara Islam yang  masuk kedalam katagori miskin tersebut.

Musim hujan yang tidak terprediksi datangnya lebih awal tersebut membuat para tim penyelamat tengah berjuang hingga kini mengevakuasi para korban yang terdampar dan membuat pemerintah Pakistan menyatakan darurat nasional.

Gerbang kontrol Air yang berada di Sungai Swat yang terletak di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa barat laut telah hancur dan mengakibatkan Distrik Charsadda dan Nowshera terendam.

Baca Juga: Kemenhub Tunda Kenaikan Tarif Ojek Online

“Kami memperingatkan dan memaksa warga yang ragu-ragu untuk meninggalkan rumah mereka demi keselamatan dan pindah ke kamp-kamp bantuan yang didirikan di gedung-gedung pemerintah yang menjadi tempat aman,” ungkap Sania Safi, seorang Administrator utama di Distrik Charsadda.

Menteri Penerangan Pakistam, Maryam Aurangzeb mengatakan tentara dan organisasi penyelamat tengah membantu mengevakiuasi banyak orang di Distrik Sindh selatan, Khyber Pakhtunkhwa barat laut, Punjab timur dan provinsi Baluchistan barat daya.

Baca Juga: Dipecat Secara Tidak Hormat, Fredy Sambo Resmi Ajukan Banding

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: time

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesawat Tabrak Kabel Sutet, Washington Padam

Senin, 28 November 2022 | 16:21 WIB

PM Malaysia Tolak Pake Mobil Dinas

Senin, 28 November 2022 | 14:36 WIB

China 'Memanas', Pendemo Tuntut Xi Jinping Mundur

Senin, 28 November 2022 | 14:06 WIB

Anwar Ibrahim: Saya Memilih Untuk Tidak Menerima Gaji

Jumat, 25 November 2022 | 13:04 WIB

Gempa M 7,0 Guncang Kepulauan Solomon

Selasa, 22 November 2022 | 15:54 WIB

Geram ke PBB, Korut: Boneka AS!

Senin, 21 November 2022 | 16:53 WIB

Muhyiddin Pede Kembali Bakal Jadi PM Malaysia

Senin, 21 November 2022 | 16:34 WIB

Donald Trump Resmi Maju Pilpres AS 2024

Rabu, 16 November 2022 | 12:50 WIB
X