Pria Bersenjata di Tembak Mati Setelah Mencoba Menerobos Masuk Gedung FBI

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 17:36 WIB
Ilustrasi Seorang pria bersenjata mencoba menyerang gedung FBI. (Pixabay / RichardBarboza)
Ilustrasi Seorang pria bersenjata mencoba menyerang gedung FBI. (Pixabay / RichardBarboza)

HALUANRIAU.CO, AMERIKA SERIKAT - Seorang pria bersenjata mencoba menerobos gedung Biro Investigasi Federal (FBI) di Cincinnati, Ohio, Amerika Serikat.

Pria tersebut tewas usai terjadinya baku tembak dengan beberapa aparat FBI pada, Kamis (11/8/2022).

Petugas penegak hukum di lokasi kejadian membeberkan identitas pelaku yang bernama Ricky Shiffer berusia 42 tahun. 

Salah seorang wartawan NBC News mengutip cuitan akun Twitter dua pejabat penegak hukum, yang mengatakan bahwa tersangka berada di Gedung Capitol AS bersamaan dengan penyerangan yang dilakukan oleh pendukung presiden saat itu, Donald Trump, pada 6 Januari lalu.

Selain itu, New York Times juga menyatakan bahwa penyelidik sedang mendalami keterkaitan tersangka dengan kelompok garis keras.

Baca Juga: Tim Bulutangkis Indonesia Tiba di Jepang dan Siap Bersaing di Kejuaraan Dunia 2022

Kekesalan pernah disampaikan oleh pendukung Trump terkait penyelidikan FBI atas dukungan Rusia kepada Trump pada 2016 silam dan penggeledahan tempat tinggal Trump di Floridina pada Senin (8/8/2022) yang dilakukan oleh FBI. Penggeledahan tersebut bertujuan untuk menyelidiki dokumen yang dipindahkan dari Gedung Putih setelah Trump selesai menjabat pada Januari 2021 lalu.

FBI mendapat serangan balik saat pria bersenjata mencoba memasuki gedung FBI pada Kamis (11/8/2022) sekitar pukul 09:15 waktu Ohio. Namun tersangka gagal masuk saat pemeriksaan fasilitas para pengunjung. Tersangka pun kabur menggunakan mobil berwarna putih, menuju arah utara di Interstate 71.

Sekitar 20 menit kemudian, kendaraan tersebut dilihat oleh polisi Negara bagian Ohio melintas di dekat Warren Country dan mencoba memberhentikan arus lalu lintas.

Petugas patroli Negara Bagian Ohio, Letnan Nathan Dennis, mengatakan bahwa pria tersebut sudah diperingati untuk meletakkan senjatanya namun ia menolak.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesawat Tabrak Kabel Sutet, Washington Padam

Senin, 28 November 2022 | 16:21 WIB

PM Malaysia Tolak Pake Mobil Dinas

Senin, 28 November 2022 | 14:36 WIB

China 'Memanas', Pendemo Tuntut Xi Jinping Mundur

Senin, 28 November 2022 | 14:06 WIB

Anwar Ibrahim: Saya Memilih Untuk Tidak Menerima Gaji

Jumat, 25 November 2022 | 13:04 WIB

Gempa M 7,0 Guncang Kepulauan Solomon

Selasa, 22 November 2022 | 15:54 WIB

Geram ke PBB, Korut: Boneka AS!

Senin, 21 November 2022 | 16:53 WIB

Muhyiddin Pede Kembali Bakal Jadi PM Malaysia

Senin, 21 November 2022 | 16:34 WIB

Donald Trump Resmi Maju Pilpres AS 2024

Rabu, 16 November 2022 | 12:50 WIB
X