Jerman Tolak Paspor Baru Indonesia

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 19:37 WIB
contoh paspor indonesia  (dewi akip )
contoh paspor indonesia (dewi akip )

HALUANRIAU.CO, JERMAN - Kedutaan besar Jerman menolak paspor baru Indonesia.

Pernyataan tersebut bukan tanpa asalan, dimana paspor 'tanpa kolom tanda tangan' tidak dapat masuk ke negara tersebut.

"Mulai saat ini, paspor Indonesia tanpa kolom tanda tangan tidak dapat diproses," demikian pernyataan Kedutaan Besar Jerman di situs resmi mereka.

"Perihal ini sedang diperiksa dengan kerja sama antara instansi pemerintah Jerman dan Indonesia yang berwenang."

Kedubes Jerman juga menegaskan bahwa paspor tanpa tanda tangan juga tak bisa digunakan untuk permohonan visa Schengen.

"Permohonan Anda tak bisa diterima. Kami sarankan kepada Anda untuk memeriksa kembali dengan instansi pemerintah Indonesia," tulis Kedubes Jerman.

Lebih lanjut, mereka menjelaskan tambahan tanda tangan di kolom "Endorsements" tak bisa diakui sebagai pengganti kolom tanda tangan di paspor Indonesia. Dengan demikian, paspor tetap tak bisa diproses.

Baca Juga: Adila Ansori Pastikan Tak Lagi Ikut Pertarungan Legislatif Indragiri Hulu di 2024, Tapi

Mereka pun mengimbau WNI pemilik paspor tanpa tanda tangan yang sudah mendapatkan visa dari Kedubes Jerman untuk membatalkan kunjungan ke negara itu.

"Kemungkinan besar Anda akan ditolak memasuki wilayah Jerman di perbatasan," tulis Kedubes Jerman.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nekat Merokok di Singapura, Jutaan Rupiah Bisa Melayang

Kamis, 29 September 2022 | 19:50 WIB

Taiwan akan Akhiri Karantina Covid-19

Kamis, 29 September 2022 | 19:30 WIB

Topan Noru Menuju Vietnam, Warga Dievakuasi

Selasa, 27 September 2022 | 17:56 WIB

Topan Nanmadol Landa Jepang, 2,9 Juta Warga Dievakuasi

Minggu, 18 September 2022 | 15:59 WIB

150 Ekor Kucing di China Gagal 'Disantap'

Rabu, 31 Agustus 2022 | 19:11 WIB

Presiden UMNO: Ini Tuduhan Bermotif Politik

Senin, 29 Agustus 2022 | 20:59 WIB

Banjir Pakistan Tewaskan Hampir 1000 Orang

Minggu, 28 Agustus 2022 | 19:30 WIB

IMF Kunjungi Sri Lanka, Bahas Paket Bailout

Kamis, 25 Agustus 2022 | 21:02 WIB

Mantan Imam Masjidil Haram Divonis 10 Tahun Bui

Rabu, 24 Agustus 2022 | 19:12 WIB

Prancis Tolak Klaim Mali Persenjatai Pejuang Islam

Kamis, 18 Agustus 2022 | 21:05 WIB
X