BBM Suriah Naik Dua Kali Lipat, Ekonomi Terpukul

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 21:16 WIB
Ilustrasi BBM (Foto dok. Pixabay)
Ilustrasi BBM (Foto dok. Pixabay)

HALUANRIAU.CO, SURIAH - Pemerintah Suriah melalui Kementerian Perdagangan telah mengumumkan kenaikan harga BBM hingga 130 persen di negara yang dilanda perang yang menghadapi kekurangan bahan bakar dan pemadaman listrik yang berkepanjangan.

Dilansir kantor berita resmi SANA yang dikutip dari France24, Minggu (7/8/2022), harga satu liter bahan bakar bersubsidi akan naik menjadi 2.500 pound Suriah, dari sebelumya sebesar 1.100 pound Suriah.

Kementerian Perindustrian negara tersebut menambahkan bahwa biaya bensin non-subsidi akan naik dari 3.500 menjadi 4.000 pound Suriah.

Kenaikan tersebut merupakan yang ketiga kalinya tahun ini bahwa pihak berwenang telah menaikkan harga bahan bakar, karena pound Suriah terus terdepresiasi.

Baca Juga: Supertanker Minyak Disambar Petir, Kuba Minta Bantuan

Mata uang Suriah diperdagangkan sekitar 4.250 terhadap dolar di pasar gelap, dibandingkan dengan tingkat resmi 2.814.

"Langkah ini akan memukul semua orang," kata Raed al-Saadi, seorang pekerja gudang.

"Gaji kami sekarang hanya cukup untuk membawa kami ke tempat kerja, dan bahkan tidak cukup untuk membawa kami pulang lagi," lanjutnya.

"Hidup menjadi sangat sulit dan saya tidak tahu ke mana situasi ini akan membawa kita," tambah pria berusia 48 tahun itu.

Baca Juga: Bebaskan Stunting, BOB PT. BSP-Pertamina Hulu dan TP PKK Siak Bantu Makan Tambahan Bagi Balita

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: france 24

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nekat Merokok di Singapura, Jutaan Rupiah Bisa Melayang

Kamis, 29 September 2022 | 19:50 WIB

Taiwan akan Akhiri Karantina Covid-19

Kamis, 29 September 2022 | 19:30 WIB

Topan Noru Menuju Vietnam, Warga Dievakuasi

Selasa, 27 September 2022 | 17:56 WIB

Topan Nanmadol Landa Jepang, 2,9 Juta Warga Dievakuasi

Minggu, 18 September 2022 | 15:59 WIB

150 Ekor Kucing di China Gagal 'Disantap'

Rabu, 31 Agustus 2022 | 19:11 WIB

Presiden UMNO: Ini Tuduhan Bermotif Politik

Senin, 29 Agustus 2022 | 20:59 WIB

Banjir Pakistan Tewaskan Hampir 1000 Orang

Minggu, 28 Agustus 2022 | 19:30 WIB

IMF Kunjungi Sri Lanka, Bahas Paket Bailout

Kamis, 25 Agustus 2022 | 21:02 WIB

Mantan Imam Masjidil Haram Divonis 10 Tahun Bui

Rabu, 24 Agustus 2022 | 19:12 WIB

Prancis Tolak Klaim Mali Persenjatai Pejuang Islam

Kamis, 18 Agustus 2022 | 21:05 WIB
X